Sering Muncul Bercak Merah Pada Mata? Waspadai Tiga Hal Ini!

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 24 Agustus 2017
Sering Muncul Bercak Merah Pada Mata? Waspadai Tiga Hal Ini!

Bercak merah pada mata ada banyak jenisnya. Salah satunya adalah timbulnya pembuluh darah di permukaan mata, di bagian putih bola mata. Hal ini terjadi akibat kondisi melihat objek secara lama seperti melihat monitor, melihat HP, atau pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi. Akibatnya, kebutuhan oksigen pada bola mata meningkat, sehingga tubuh berusaha mengompensasi dengan membuat pembuluh darah baru (neovaskularisasi) agar kebutuhan oksigen tetap dapat terpenuhi. Pembuluh darah baru tersebut akan menetap dan tidak akan menghilang, sekalipun faktor pemicunya sudah tidak ada lagi.

Selain kondisi diatas, bercak merah pada mata dapat juga disebabkan oleh hal-hal yang telah kami rangkum berikut ini.

Pterygium

Pterygium adalah penyakit mata yang ditandai dengan tumbuhnya selaput pada permukaan bola mata. Penyakit yang termasuk lesi nonkanker ini jarang menyebabkan komplikasi berbahaya. Tetapi jika terus tumbuh dan tidak ditangani, pterygium bisa menyebar sampai menutupi pupil mata. Kadang kondisi ini juga dapat disertai oleh gejala yang meliputi mata merah, iritasi, gatal, atau perih pada mata, pandangan samar atau kabur dan terasa ada yang mengganjal di mata apabila selaput pterygium tebal atau lebar. Paparan sinar matahari, debu, asap, serta angin dan mata yang kering diduga berpotensi meningkatkan risiko pterygium.

Xerophthalmia

Xeropthalmia adalah penyakit mata progresif yang ditandai dengan mata yang kering. Penyakit ini dapat mengakibatkan kerusakan serius pada kornea mata dalam bentuk bercak putih dan tukak kornea. Jika tidak diobati, kondisi ini bisa mengarah pada kebutaan. Penyebab utama dari munculnya xerophthalmia adalah kekurangan vitamin A atau retinol. Kelompok orang yang rentan menderita xerophthalmia adalah wanita hamil dan anak-anak. Sekitar 4,4 juta anak usia balita dan 6 juta wanita hamil mengalami xerophthalmia setiap tahun. Xerophthalmia biasanya ditandai dengan kondisi konjungtiva yang mengering, menebal, serta mulai berkerut.

Pinguecula

Pinguecula merupakan pertumbuhan berlebih pada konjungtiva mata. Kondisi ini dapat berkembang dipicu oleh sinar matahari, iritasi kronis, dan udara kering. Pinguecula tidak menimbulkan gejala, kecuali mengalami radang dengan rasa tidak nyaman atau memerah. Untuk mencegah kondisi ini semakin berkembang, Anda bisa mengurangi risiko paparan matahari dan faktor pemicu lainnya. Bila Anda menggunakan lensa kontak, maka gunakanlah sesuai prosedur yang ditentukan.

Mata merupakan organ penting yang harus benar-benar dijaga. Sebab adanya masalah pada mata dapat membuat Anda mengalami banyak kerugian.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

 

  • view 195