Olahraga Lari Gak Harus Cepat, Ini Tiga Fakta Slow Running yang Wajib Kamu Tahu

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 22 Agustus 2017
Olahraga Lari Gak Harus Cepat, Ini Tiga Fakta Slow Running yang Wajib Kamu Tahu

Banyak orang yang berpikir bahwa berlari harus dalam tempo cepat, setidaknya tidak lambat, untuk mendapatkan manfaat sehat. Padahal cepat atau lambat, berlari sama-sama memberikan manfaat sehat, baik fisik maupun mental. Jadi sebelum Anda membuang sepatu lari Anda, simaklah alasan mengapa berlari lambat sebenarnya tetap menjadi aktivitas yang baik seperti dilansir U.S News & World Report berikut ini.

Risiko cedera berkurang

Salah satu alasan utama seseorang berhenti berlari ialah cedera. Dan salah satu penyebab utama cedera ialah berlari terlalu cepat maupun terlalu keras. Padahal, salah satu risiko berlari dengan kecepatan tinggi ialah timbulnya tekanan dan ketegangan yang luar biasa pada tubuh Anda. Setelah berlari cepat, baik otot, tendon, ligamen dan tulang Anda berisiko mengalami beberapa jenis trauma. Dalam jangka panjang, trauma berkelanjutan yang tak ditangani dengan tepat ini bisa menyebabkan cedera.

Jika Anda termasuk pendatang baru dalam olahraga lari, berlari lambat adalah cara yang bagus untuk mengenalkan tubuh Anda pada gerakan berlari. Ini akan membantu tendon, ligamen, sendi, tulang dan otot Anda membangun kekuatan dan terbiasa dengan stres saat berlari. Berlari lambat juga merupakan cara yang bagus untuk mengimbangi gerakan aktif setelah olahraga berat.

Manfaat mental dan emosional yang besar

Tidak peduli seberapa cepat atau lambat, manfaat mental dari olahraga lari jelas ada. Rutin berlari telah terbukti menurunkan stres, meningkatkan nilai diri, dan bahkan membuat pikiran Anda tetap tajam, diikuti dengan penelitian yang menunjukkan bahwa berlari dapat melindungi otak Anda dalam melawan penyakit Alzheimer. Entah karena kepuasan saat mencapai garis finish atau endorfin yang muncul setelah berlari, maka berlari adalah cara yang nyata untuk menjaga mood baik Anda.

Kesehatan kardiovaskuler lebih baik

Berlari sangat baik untuk jantung, paru-paru, arteri, dan penelitian menegaskan bahwa manfaat ini terjadi tidak tergantung berapa kecepatan berlari Anda. Lambat dan cepat memiliki efek yang sama ketika tujuan berlari adalah untuk menurunkan tekanan darah, kolesterol dan risiko penyakit jantung. Kecuali bila tujuan berlari Anda adalah untuk menang, maka akan lain ceritanya.

Anda tidak perlu memaksa diri melakukan olahraga berat untuk tetap sehat. Karena manfaat olahraga yang sesungguhnya justru didapat dari olahraga yang memang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 96