Mau Nyoba Simpang Susun Semanggi? Ikuti Tiga Panduan ini, Yuk!

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Lainnya
dipublikasikan 04 Agustus 2017
Mau Nyoba Simpang Susun Semanggi? Ikuti Tiga Panduan ini, Yuk!

Simpang Susun Semanggi yang sedang diuji coba untuk umum, mulai banyak digunakan pengendara. Kemacetan akibat konflik arus yang biasa terjadi di atas jembatan Semanggi pun mulai berkurang. Untuk Anda yang penasaran, berikut panduan berkendara melewati Simpang Susun Semanggi yang telah kami rangkum dari beberapa sumber agar pengguna tidak kesasar.

Dari Arah Grogol atau Slipi

Pengguna dari Arah Grogol atau Slipi yang hendak ke arah Kuningan, Pancoran, Cawang, bisa lurus terus ke Jalan Jenderal Gatot Subroto melewati Semanggi. Pengguna yang mau ke arah Bundaran HI, Monas, dan Kota, berbelok ke Jalan Jenderal Sudirman melewati turunan sebelum jembatan Semanggi. Sementara pengguna yang hendak ke arah Blok M atau Fatmawati berbelok ke kiri juga tetapi di ruas setelah turunan ke Jalan Jenderal Sudirman yang menanjak. Pengguna ke arah itu sebaiknya tidak melewati 'kuping' Semanggi yang berada sebelum Plaza Semanggi. Arus lalu lintas lewat kuping lama itu menyebabkan kemacetan karena adanya konflik arus di bawah jembatan Semanggi.

Dari arah Kuningan atau Cawang

Pengguna dari arah Cawang yang hendak ke arah Grogol, Slipi, Senayan, dan Palmerah, tinggal lurus terus di Jalan Jenderal Gatot Subroto melewati jembatan Semanggi. Pengguna yang hendak ke arah Senayan, Blok M, dan Fatmawati melalui Jalan Jenderal Sudirman, belok kiri lewat turunan setelah Markas Polda Metro Jaya, sebelum jembatan Semanggi. Sementara pengguna yang ke arah Bundaran HI, Monas, dan Kota dari Cawang berbelok ke kiri juga tetapi di ruas setelah turunan ke Jalan Jenderal Sudirman yang menanjak ke atas. Pengguna diminta untuk menghindari 'kuping' Semanggi yang berada sebelum Hotel Sultan. Pengguna yang menggunakan kuping lama itu bisa saja terjebak macet karena adanya konflik arus di bawah jembatan.

Putar balik

Kendaraan di Jalan Jenderal Gatot Subroto yang ingin berputar balik bisa menggunakan kuping lama untuk turun ke Jenderal Jenderal Sudirman, setelah itu langsung naik kuping lagi untuk kembali ke Jalan Jenderal Gatot Subroto untuk berpindah jalur. Sementara kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman tetap menggunakan kuping lama untuk berputar balik atau berpindah ke Jalan Jenderal Gatot Subroto.

Papan informasi untuk memandu pengendara sudah terpampang di pinggir jalan. Kini, papan itu dilengkapi dengan arah penunjuk Simpang Susun Semanggi. Simpang itu dibuka untuk umum dari pukul 06.00 hingga 22.00 setiap harinya hingga 10 Agustus 2017 nanti. Presiden Joko Widodo akan meresmikan simpang itu pada 17 Agustus 2017 mendatang.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 55