Tiga Efek Buruk Terlalu Sering Menggunakan Aromaterapi

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 04 Agustus 2017
Tiga Efek Buruk Terlalu Sering Menggunakan Aromaterapi

Minyak aromaterapi memang banyak digunakan oleh orang-orang yang tinggal dan hidup di perkotaan. Gunanya untuk membuat tubuh lebih rileks dan menghilangkan stres. Minyak aromaterapi juga sangat diandalkan untuk membuat pikiran lebih tenang, menghilangkan rasa jenuh dan juga stres, serta untuk terapi kecantikan. Tapi ternyata di balik kegunaan yang sangat banyak dari minyak ini, ada juga kekurangannya. Beberapa mungkin masih bisa ditutupi, tapi siapa sangka, salah satu kekurangannya bisa meningkatkan resiko penyakit jantung.

Berikut ini kami telah merangkum beberapa efek buruk penggunaan aromaterapi yang berlebihan.

Pertama, membuat kulit menjadi mudah terbakar. Minyak aromaterapi dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu yang lama. Oleh itu, sangat tidak disarankan langsung keluar ruangan ketika sehabis memakai minyak aromaterapi.

Kedua, menimbulkan masalah pernafasan karena Kandungan Volatile Organic Compound (VOC) atau bahan organik yang mudah menguap dari bentuk cairan yang terkandung dalam minyak aromaterapi. Uap ini akan berdampak buruk pada fungsi sistem saraf dan menimbulkan reaksi alergi pada saluran pernapasan apabila dihirup.

Ketiga, meningkatkan resiko penyakit jantung. Aromaterapi memang bisa menenangkan dan mengurangi stres. Tapi menurut penelitian yang dipublikasikan oleh The European Journal of Preventive Cardiology dengan melibatkan hampir 100 pekerja spa di Taipei, yang diminta untuk berada di sebuah ruangan dan menghirup uap minyak esensial jeruk selama dua jam. Peneliti mengamati dan menghitung tekanan darah serta detak jantung selama dua jam dan terbukti bahwa terlalu lama menghirup aromaterapi dapat meningkatkan resiko rusaknya jantung secara perlahan.

Minyak esensial atau aromaterapi mengandung konsentrat yang cukup tinggi dari tanaman, maka pemakaiannya pun tidak boleh berlebihan karena bisa menimbulkan iritasi. Karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, maka pakai secukupnya dan sewajarnya saja, ya.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 62