Tiga Alasan Kenapa Anda Harus Rutin Mengganti Bantal

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Lainnya
dipublikasikan 01 Agustus 2017
Tiga Alasan Kenapa Anda Harus Rutin Mengganti Bantal

Saat berpikir tentang tidur nyenyak, biasanya kita membayangkan kasur yang nyaman dengan sprai yang lembut. Sementara itu, bantal seperti apa yang digunakan sering kali luput dari perhatian. Sampai akhirnya sadar saat terbangun dengan leher yang kaku. Sebenarnya banyak alasan yang bisa membuatkan kita rutin mengganti bantal. Namun tidak sedikit juga alasan kenapa bantal yang kita gunakan tak kunjung berganti. Dilansir dari MensHealth, berikut ini ada beberapa alasan yang pasti membuat Anda berpikir ulang untuk menunda-nunda dan membiarkan bantal Anda kumal hingga berbau.

Menyebabkan jerawat

Jenis jerawat terburuk adalah jenis yang disebabkan oleh menekan wajah Anda ke hal-hal kotor. Anda bisa mendapatkannya dari ponsel atau bahkan helm saat berkendara. Tapi yang biasa dicurigai adalah bantal dan terutama sarung bantal yang Anda gunakan. Ini mengumpulkan kotoran, minyak, dan kulit mati. Anda mungkin tidak perlu mengganti perlengkapan tidur sepenuhnya. Cobalah membersihkannya. Para ahli merekomendasikan mencuci sarung bantal beberapa kali dalam seminggu-tapi kecuali Anda tinggal di hotel, kemungkinan hal ini tidak terjadi. Jika Anda tidak rentan terhadap jerawat, mungkin Anda bisa mengabaikan ini. Tapi jika Anda terbangun dengan jerawat, sekarang Anda tahu.

Sumber makanan tungau debu

Semua kotoran yang baru saja kita sebutkan-minyak, kulit mati? Untuk tungau debu, itu makan siang. Mereka dianggap sebagai salah satu pemicu alergi dan asma. Artropoda kecil berkaki delapan ini terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang, dan mereka memakan serpihan kulit manusia yang kita gudang setiap hari. Menurut Asma dan Yayasan Alergi Amerika, kita masing-masing menumpahkan cukup banyak kulit setiap hari untuk memberi makan 1 juta tungau debu.

Tidak bisa menahan kepala lagi

National Sleep Foundation menyarankan sebuah tes yang akan membuktikan apakah bantal Anda masih layak pakai atau tidak: Lipat menjadi dua kemudian lepaskan. Jika tidak kembali ke bentuk semula, artinya bantal Anda sudah tidak layak pakai. Bantal dengan kondisi semacam ini tentu akan berpengaruh pada posisi leher dan kepala saat tidur.

Mengganti bantal memang sepertinya bukan masalah serius. Namun jika Anda tiba-tiba terbangun dengan leher kaku, bukankah aktivitas Anda jadi terganggu? Karena itu, tidak ada salahnya mengganti bantal kesayangan Anda dengan bantal yang baru.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 54