Tiga Mitos dalam Film yang Masih Dipercaya Banyak Orang

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Lainnya
dipublikasikan 01 Agustus 2017
Tiga Mitos dalam Film yang Masih Dipercaya Banyak Orang

Film memang dibuat untuk membuat orang percaya bahwa kisah yang dipertontonkan memang nyata adanya. Padahal, cerita film yang berdasarkan kisah nyata pun disesuaikan di sana-sini agar lebih dinikmati penonton. Film laga juga berisi penuh kisah seru. Misalnya, pemotongan tiga kabel berwarna yang menempel pada sebuah bom waktu –manakah kabel yang harus dipotong? Ternyata ada berbagai jenis bom dengan konfigurasi pemicu yang berbeda. Jadi, jumlah kabel pada bom waktu bisa lebih atau kurang dari tiga kabel. Tidak seperti yang sering kita tonton di film, bukan?

Dirangkum dari beberapa sumber, berikut ini sejumlah mitos adegan seru dalam film yang masih dipercaya banyak orang. Apa saja? Yuk, simak ulasannya!

Peretasan oleh Penjahat

Peretasan sering kali digambarkan sebagai upaya para penjahat untuk melakukan rencana kejahatan mereka. Padahal, dalam kenyataannya, para hacker juga dipekerjakan oleh bank, perusahaan, dan lembaga pemerintah untuk menguji kerentanan sistem pertahanan komputer.

Tubuh Jagoan yang 'Kebal'

Film-film laga sering mempertontonkan aksi tembak-menembak antara tokoh jagoan melawan si jahat. Para penjahat berjatuhan tertembak, sementara jagoan kita berhasil berlindung di balik sesuatu, entah pintu mobil, pintu, atau meja kayu. Kenyataannya, daya terjang peluru bisa lebih kuat dari berbagai benda. Jadi, tidak semua benda yang ditunjukkan menjadi pelindung bisa benar-benar menahan terjangan hujan peluru.

Demikian juga aksi perkelahian yang melibatkan botol-botol minuman. Orang-orang saling berpukulan, kursi-kursi beterbangan, dan botol minuman menjadi senjata pemukul kepala. Ketika botol minuman dipukulkan ke kepala lawan, botol itu pun pecah berkeping-keping. Kenyataannya, kebanyakan botol minuman dibuat amat kuat agar tahan banting dalam pengiriman. Mungkin tengkorak korban lebih dahulu retak sebelum botolnya pecah.

Ditelan Pasir Isap

Walaupun sekarang sudah agak jarang, salah satu adegan yang juga menegangkan adalah ketika jagoan kita atau hewan tunggangannya jatuh ke dalam kubangan pasir isap dan menghilang masuk pasir menuju kematiannya. Selama beberapa tahun lamanya orang ketakutan kepada pasir hisap dan bahaya yang ditimbulkannya. Padahal, dalam kenyataannya, pasir hisap sama sekali tidak berbahaya. Pasir itu lebih padat daripada tubuh manusia sehingga, walaupun orang terjebak, ia tidak bisa terhisap ke dasarnya.

Film dengan kualitas yang baik memang bisa membuat penontonnya terkagum-kagum sampai kadang lupa kalau itu semua fiktif. Tapi jangan sampai dibawa ke kehidupan sehari-hari, ya!

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 81