Si Kecil Sulit Bersosialisasi? Lakukan Tiga Hal Ini

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Inspiratif
dipublikasikan 31 Juli 2017
Si Kecil Sulit Bersosialisasi? Lakukan Tiga Hal Ini

Orang dewasa sering mengasumsikan anak-anak yang pendiam atau tertutup, adalah pemalu. Sebuah kata yang beberapa ahli gunakan juga untuk menggambarkan orang-orang yang memiliki kecemasan sosial atau tidak percaya dengan dirinya sendiri. Menurut Susan Cain, penulis Quiet Power, secara neurologis, mereka hanya orang-orang yang lebih sulit berhubungan dengan lingkungan secara positif dan lingkungannya pun kurang menstimulasi. Tetapi, dalam situasi yang menantang, anak Anda yang pendiam dapat mempraktikkan keterampilan sosialnya dan belajar menavigasi dunia yang keras dengan lebih mudah. Untuk membuat anak pendiam mudah bersosialisasi, berikut anjuran dari pakar seperti dilansir Parents.

Ubah bahasa Anda

Anak-anak yang diam mungkin menerima pesan tanpa disadari, bahkan dari orangtua mereka sendiri. Bahwa ada sesuatu yang salah dengan perilaku pendiam mereka. Dengan mengatakan, 'Maaf, dia pemalu,' kepada orang dewasa lain, itu berarti menyiratkan kepada anak bahwa orangtua melihat diamnya mereka sebagai hal yang negatif. Lakukanlah strategi sederhana untuk membesarkan anak agar dapat berkembang. Dalam kasus semacam ini lebih disarankan mengatakan sesuatu seperti, "Dia merasa tenang sekarang". Ini artinya mengakui perasaan anak saat itu dengan positif. Berikan anak kebebasan untuk menjadi siapa dirinya sebenarnya.

Buka dialog

Periksalah bersama anak setelah melewati situasi yang membuatnya diam, seperti menanyakan, "Apa yang terjadi saat pria itu menyapa kita? Apakah itu membuat kamu tidak nyaman?" Percakapan semacam ini bisa membantu Anda memahami perilakunya dengan lebih baik. Kemudian, Anda dapat menawarkan alat untuk membantu pada kesempatan berikutnya. Jika dia menolak coba katakan "Hai," misalnya, agar dapat membuatnya tersenyum. Ini juga akan membantunya melakukan transisi yang tak terelakkan ke semua interaksi yang terbentang di depan, di sekolah dan kegiatan lainnya.

Praktik sosialisasi

Setiap dari kita dapat merasa terbebani dalam lingkungan yang keras atau tidak biasa. Tapi orang dewasa biasanya bisa mengatasi kekacauan situasi yang berkecamuk dalam dirinya. Anak-anak belum terampil mengatasi ini. Mengenalkan anak yang diam ke situasi sosial akan memungkinkan dia bekerja secara bertahap menuju rasa nyaman dan akhirnya bersenang-senang dengan anak-anak lain. Cobalah untuk tidak menempatkan anak Anda dalam kelompok bermain besar atau interaksi gaya yang dia belum siap, karena ini dapat menyebabkan kecemasan dan menyebabkan mereka menghindar lebih jauh. Mulailah dengan bermain kecil dengan anak lain, dan dari waktu ke waktu, naik ke lingkup sosial yang lebih besar.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 27