Brand Awarness: Tiga Cara Buat Brand Anda Dicintai

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Ekonomi
dipublikasikan 31 Juli 2017
Brand Awarness: Tiga Cara Buat Brand Anda Dicintai

Semua pebisnis offline maupun online pasti tahu, mereka perlu membangun sebuah brand atau merek agar orang-orang dapat mengenali produk atau jasa yang dapat mewakili bisnis mereka. Bila calon customer sedang mempertimbangkan pembelian dari sebuah brand, ada salah satu faktor yang mereka pertimbangkan yaitu kepercayaan.

Brand baru biasanya secara perlahan membangun kepercayaan dengan memakan waktu hingga berbulan-bulan, bahkan ada juga yang bertahun-tahun. Anda tidak dapat langsung membuat brand Anda dapat dipercaya oleh khalayak luas. Karena itu, dibutuhkan strategi yang bagus untuk mendapatkan kepercayaan. Bagaimana caranya?

Berikut ini kami telah merangkum beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan calon customer terhadap brand Anda.

Testimonial Customer dan Review

Orang percaya orang lain, tapi terkadang wajah tidak cukup untuk menyampaikan otoritas dan kepercayaan. Menurut survei terbaru, 39% dari calon customer, secara teratur berkonsultasi online mengenai ulasan sebuah produk sebelum membeli sesuatu, dan 49% lainnya hanya melakukan hal ini sesekali. 88% dari konsumen mengatakan bahwa mereka lebih mempercayai online review untuk meyakinkan diri mereka sebelum membeli sebuah produk. Pastikan untuk menyertakan 2 hal ini di iklan, landing pages, dan social media feeds Anda.

Intergrity

Kejujuran dan transparansi adalah kualitas yang membuat kita percaya pada orang lain, lalu apakah brand harus berbeda? Mengekspresikan pendapat yang jujur, pengalaman, wawasan, dan berita dengan audiens, secara otomatis akan membuat Anda tampak lebih dapat dipercaya. Misalnya, Anda bisa menanggapi review negatif dengan pengakuan kegagalan dan permintaan maaf, atau Anda bisa membuat kiriman ke publik bahwa pengiriman produk Anda sedang ditunda. Hal ini mungkin tidak selalu baik. Tetapi orang-orang akan lebih menghormati jika Anda terbuka dan jujur ​​dengan mereka.

Emotional Relationship

Orang-orang merasa percaya ketika mereka mengalami hubungan emosional dengan orang lain. Brand perusahaan tidak bisa begitu merasakan emosi, tetapi orang-orang di belakang mereka bisa. Hal yang perlu diperhatikan adalah, saat menulis, posting, dan berkomunikasi hendaklah kita bertindak sebagai brand perusahaan melalui pribadi dan suara hati nurani. Berbicaralah mengenai perasaan Anda yang sebenarnya dan gambarkan dengan menggunakan kekuatan memori dan emosi untuk meningkatkan isi pesan Anda.

Produk dari sebuah brand terpercaya selalu jadi incaran calon customer. Karena itu, membangun kepercayaan terhadap brand Anda adalah cara terbaik agar produk Anda laris-manis dan dicintai masyarakat.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 86