Tiga Mitos dan Fakta Hepatitis yang Perlu Anda Ketahui

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 28 Juli 2017
Tiga Mitos dan Fakta Hepatitis yang Perlu Anda Ketahui

Hepatitis adalah salah satu penyebab utama penyakit hati. Dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia, penting meningkatkan kesadaran akan penyakit ini.

Sebagian besar dari kita mengetahui jenis hepatitis dan cara untuk mencegahnya. Namun, ada beberapa mitos yang diyakini sampai saat ini. Salah satunya adalah hepatitis disebabkan penyakit kuning, padahal ini tidak benar. Karena, sakit kuning hanyalah gejala dari hepatitis, bukan penyebabnya. Berikut penjelasan mitos dan fakta mengenai penyakit kuning dan hepatitis yang dilansir dari Thehealthsite.

Pertama, penyakit kuning hanya disebabkan oleh infeksi yang ditularkan melalui air adalah mitos. Penyakit kuning dan hepatitis kronis disebabkan oleh virus yang terbawa darah. Virus ini bisa menyebabkan penyakit hati stadium akhir atau sirosis. Hepatitis B adalah infeksi yang dapat dicegah. Ada vaksin untuk hepatitis B yang diberikan saat lahir. Orang dewasa yang belum pernah divaksin bisa mengambilnya setelah diuji lab untuk hepatitis B.

Kedua, saat pemulihan dari sakit kuning hanya boleh memakan makanan hambar itu mitos. Faktanya, Pada saat menderita penyakit kuning tubuh membutuhkan kalori dalam jumlah yang baik dari protein, karbohidrat dan lemak. Membatasi diri dengan makanan hambar dan direbus dapat dengan mudah menyebabkan kekurangan gizi protein selama masa berkepanjangan. Karena itu, makan dan pertahankan diet sehat ketika nafsu makan sudah kembali, dengan jumlah lemak yang normal akan membantu pulih dari penyakit ini lebih cepat.

Ketiga, mengonsumsi makanan berwarna kuning menyebabkan penyakit kuning juga mitos. Kebanyakan orang masih percaya bahwa mengonsumsi makanan berwarna kuning, seperti kunyit dan lemon bisa meningkatkan risiko penyakit kuning. Faktanya, kunyit bagus untuk hati dengan sifat antiinflamasi dan mendetoksifikasi organ. Antioksidan dalam lemon membantu membilas radikal bebas dari hati dan membantu organ untuk pulih setelah terinfeksi.

Memercayai mitos bisa saja membuat penyakit semakin parah. Karena itu, memeriksakan diri ke dokter saat menemui gejala-gejala aneh pada tubuh tentu jadi langkah paling bijak untuk mengurangi risiko penyakit kronis.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 63