Kesal karena Berkeringat? Kamu Harus Tahu Tiga Fakta Ini!

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 27 Juli 2017
Kesal karena Berkeringat? Kamu Harus Tahu Tiga Fakta Ini!

Keringat mungkin bisa membuat kita kesal karena membasahi baju, apalagi setelah selesai berolahraga atau dalam suhu yang cukup panas. Belum lagi bau tidak sedap yang muncul saat berkeringat. Tapi, Anda harus bersyukur karena keringat merupakan tanda tubuh masih normal dan bekerja semestinya.

Barbara J. Holtzclaw, Ph.D., R.N., peneliti dari Oklahoma University mengatakan, saat cuaca terlalu panas, pusat suhu tubuh di otak, khususnya di hipotalamus mengirimkan sinyal ke kelenjar untuk menghasilkan keringat. Penguapan cairan asin di kulit yang membuat suhu tubuh perlahan turun. Intinya, keringat berfungsi sebagai unit pendingin tubuh dan membuat kita tidak kepanasan.

Jika penjelasan tersebut masih belum cukup, Anda bisa membaca beberapa fakta menarik seputar keringat seperti dilansir MensHealth berikut ini.

Sebagian besar keringat tidak berbau

Kebanyakan orang membenci keringat karena dianggap bau. Faktanya, sebagian besar keringat sama sekali tidak berbau. Beberapa kain sintetis bisa mengikat panas tubuh dan mengganggu penguapan keringat dan menghasilkan bau sendiri. Keringat berbau berasal dari kelenjar keringat apokrin, yang hanya diaktifkan saat Anda merasa stres, cemas, takut, atau terangsang.

Menghasilkan jumlah keringat seharusnya

Tubuh kita memiliki bagian belakang alias punggung. Ini secara otomatis menghasilkan keringat agar suhu tubuh tidak terlalu panas, dan tahu seberapa banyak keringat yang Anda butuhkan, walau setiap orang berbeda. Jika Anda terbiasa dengan iklim panas, tubuh Anda akan menyesuaikan dengan berkeringat secara lebih efisien. Namun, jika tubuh Anda terbiasa dengan iklim yang sejuk, Anda mungkin menghasilkan lebih banyak keringat saat berada di udara panas.

Bebas dari keringat bisa sangat beresiko

Anda mungkin pernah mendengar tentang orang-orang yang mendapatkan perawatan untuk mengurangi jumlah keringat. Perawatan semacam ini bisa menyebabkan efek samping berupa rasa terbakar, gatal, bengkak dan memar yang bisa berlangsung selama berminggu-minggu.

Bau keringat memang sering kali membuat kita tidak nyaman, apalagi bagi mereka yang produksi keringatnya berlebih. Namun jika itu baik untuk kesehatan, tidak ada salahnya, bukan?

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 55