Tiga Pemimpin Negara Paling Korup di Dunia

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Tokoh
dipublikasikan 16 Juni 2017
Tiga Pemimpin Negara Paling Korup di Dunia

Jika membicarakan politik, sulit ditemui adanya politikus atau pemimpin negara yang benar-benar bersih. Tapi bila membicarakan siapa saja yang terlibat korupsi, orang akan menemukan banyak sekali politikus maupun pemimpin negara yang terlibat dalam kasus tersebut. Seperti yang akan dibahas berikut ini, pemimpin negara ini dianggap sebagai pemimpin paling korup di dunia. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

Mabutu Sese Seko, Presiden Kongo (1965-1997)

Terkadang, dalam sebuah kekuasaan, seorang penerus dari sebuah negara lebih buruk jika dibandingkan dengan pendahulunya. Salah satu contohya adalah negara Kongo yang dipimpin oleh Mobutu Sese Seko. Seko memulai sepak terjangnya dengan menggulingkan perdana menteri pertamanya, Patrice Lumumba. Setelah berhasil, Seko memipin Kongo selama tiga dekade, mulai dari 1965 hingga 1997. Utang, devaluasi, inflasi tinggi terjadi dalam masa kepemimpinannya.

Negara yang sudah porak-poranda diperparah dengan Seko yang merampok uang negara lebih dari 5 miliar USD atau sekitar Rp65 triliun. Seko akhirnya meninggal dunia pada 7 September 1997 akibat kanker prostat. Namanya kini terkenang dengan predikat pemimpin terkorup di tanah Afrika.

Ferdinand Marcos, Presien Filipina (1965-1986)

Jika ada sebuah daftar yang mencatat seorang yang awalnya adalah pahlawan kemudian berubah menjadi penjahat, Ferdinand Marcos mungkin ada di dalamnya. Sebelum menjabat Presiden Filipina periode 1965 hingga 1986, dia terkenal sebagai pendobrak eksploitasi Jepang dalam Perang Dunia ke-2. Ferdinand menyabet serangkaian penghargaan seperti Service Cross, Silver Star, dan Medali Purple Heart. Dia memenangkan pemilihan presiden pada 1965 dan terpilih untuk kedua kali langsung pada periode selanjutnya, pada 1969.

Ferdinand menyalahgunakan kekuasaan masa jabatannya berakhir di periode ke-2. Berbagai pelanggaran hak asasi, pembunuhan di luar hukum, dan mencatatkan nilai total korupsinya 10 miliar USD atau sekitar Rp130 triliun. Ferdinand akhirnya diasingkan ke Hawaii dan meninggal akibat gagal ginjal pada 1989.

Soeharto, Presiden Indonesia (1967-1998)

Masa jabatan Suharto sebagai presiden kontroversial selama 31 tahun membuatnya kalap. Namanya kini mejeng sebagai pemimpin dunia terkorup sepanjang sejarah dunia. Selama menjadi presiden, dirinya menempatkan anggota keluarganya di kursi kementrian dan memberikan sejumlah perusahaan besar untuk ditangani oleh anaknya. Harta ilegal senilai USD 35 miliar atau sekitar Rp457 triliun, mengalir kepadanya, keluarganya, dan rekananannya yang membuat mereka sangat kaya raya. Pak Harto diketahui sempat menjadi tahanan rumahan akibat tindak korupsinya pada tahun 2000. Namun kemudian, dia dibebaskan karena alasan kesehatan.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 48