Ternyata Berjemur di Bawah Sinar Matahari Punya Tiga Manfaat Ini, Lho.

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 09 Juni 2017
Ternyata Berjemur di Bawah Sinar Matahari Punya Tiga Manfaat Ini, Lho.

Sinar matahari diketahui dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Sayangnya, masih banyak orang ragu berjemur karena takut kulitnya menghitam. Padahal asalkan dilakukan di jam yang tepat dan menggunakan tabir surya, manfaat dari berjemur bisa Anda dapatkan tanpa perlu khawatir kulit 'gosong'. 

Nah, berikut ini ada tiga manfaat ekstra bermain di bawah paparan sinar matahari yang dilansir dari Times of India. Apa saja? Simak ulasannya.

Cegah penyakit jantung dan diabetes

Disampaikan oleh Stephen Pandol dari Cedars-Senai Medical Centre di Amerika Serikat. Menurut Pandol, berjemur sinar matahari dan mencukupi kebutuhan vitamin D dapat membantu mencegah penyakit sindrom metabolik. Sebelumnya diketahui bahwa diet tinggi lemak dapat memicu sindrom metabolik. Namun kini para ilmuwan telah menemukan bahwa kekurangan vitamin D juga turut berperan dalam perkembangan risiko penyakit sindrom metabolik, termasuk diabetes.

"Berdasarkan penelitian ini, kami percaya bahwa mencukupi kebutuhan vitamin D, terutama dari makanan dan melalui paparan sinar matahari, bermanfaat untuk pencegahan dan pengobatan sindrom metabolik," tutur Pandol, seperti dikutip dari Times of India.

Memperkuat imun

Berjemur di bawah sinar matahari juga memberikan energi pada sel T. Sel T merupakan salah satu sel yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Sel ini juga memiliki peran penting dalam memerangi infeksi dalam tubuh manusia.

Temuan ini menunjukkan produksi vitamin D membutuhkan sinar ultraviolet (UV). Nah, sinar matahari memberikan paparan cahaya biru atau blue light dalam kadar aman dan membantu sel-sel T bergerak lebih cepat. Sinar biru dalam sinar matahari mampu menembus lapisan dermis dan memberikan dampak signifikan terhadap aktivasi sel T. Penelitian ini menunjukkan bahwa sinar matahari secara langsung mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh dengan meningkatkan gerakan mereka.

Cegah mata minus

Studi yang dilakukan oleh The London School of Hygiene and Tropical Medicine menemukan bahwa sinar ultraviolet B (UVB) pada sinar matahari bermanfaat bagi kesehatan mata anak-anak. Terutama untuk mengurangi risiko terjadinya miopi atau rabun jauh.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Astrid E. Fletcher melakukan pengamatan terhadap enam studi European Eye Study. Dari total 4.187 responden, ia mencari hubungan antara sinar matahari dan kejadian rabun jauh. Ditemukan bahwa semakin banyak paparan sinar UVB pada usia 14-19 tahun dan 20-39 tahun, maka semakin rendah risiko rabun jauh yang dimiliki.

Nah, itu dia manfaat yang bisa Anda dapatkan dari rutin berjemur. Selama menggunakan tabir surya, Anda bisa merasakan manfaatnya tanpa khawatir kulit Anda terbakar sinar matahari.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 132