Kalau Lakukan Tiga Hal Ini, Tandanya Kamu Tidak Disiplin Soal Keuangan

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Inspiratif
dipublikasikan 08 Juni 2017
Kalau Lakukan Tiga Hal Ini, Tandanya Kamu Tidak Disiplin Soal Keuangan

Banyak orang sering mengeluhkan uangnya yang cepat habis. Bahkan beberapa dari mereka kebingungan ketika mendapati sisa uangnya yang ternyata jauh lebih kecil dari perkiraan. Sebenarnya apa yang salah?

Jika sudah seperti itu, kemungkinan besar adalah adanya ketidakdisiplinan yang tidak kamu sadari dalam mengelola keuangan. Meskipun pada kenyataannya memang tidak semua orang bisa mengatur keuangannya dengan baik. Lalu bagaimana mengenali tanda-tandanya?

Dilansir dari Psychology Today, berikut ini ada tiga hal yang menandakan bahwa kamu tidak disiplin dalam mengelola keuangan.

Overspending

Setiap diskusi tentang konsep keuangan harus memperhitungkan fakta bahwa orang yang berbeda menghasilkan dan memiliki jumlah uang yang berbeda. Akibatnya, overspending atau pengeluaran berlebih, seperti banyak perilaku keuangan lainnya, bukanlah konsep yang mutlak. Itu tergantung berapa banyak uang yang kamu hasilkan. Semakin banyak uang yang kamu punya, batas overspending akan jauh lebih tinggi. Pun sebaliknya, uang yang sedikit akan mencapai ambang batas dengan sangat cepat. Intinya, overspending terjadi ketika pembelanjaan individu tidak proporsional dibandingkan dengan pendapatannya.

Tidak Punya Perencanaan Keuangan

Poin kedua yang masuk kategori tidak disiplin dalam mengelola keuangan adalah ketika konsumen tidak mencatat berapa banyak uang yang harus mereka belanjakan, atau berapa banyak pengeluaran mereka saat ini. Beberapa orang yang tidak terbiasa mencatat regulasi keuangannya seringkali tidak ingat untuk apa uangnya dihabiskan. Ini menjadi bukti bahwa mereka tidak disiplin soal keuangan.

Membayar mahal untuk sesuatu yang murah

Kalau dengan uang Rp. 20.000  bisa makan enak dan mengenyangkan, kenapa harus menghabiskan Rp. 50.000?

Ini adalah poin utama dari pola keuangan yang tidak disiplin. Bahkan untuk orang yang tingkat pendapatannya tinggi pun sering terjebak dengan hal semacam ini. Mereka menghabiskan uang lebih banyak untuk makan di restoran mewah atau singgah di kafe-kafe elit dengan harga selangit untuk sekadar ngopi dan bersantai. Padahal, banyak restoran dan kafe sederhana yang kualitasnya tidak jauh berbeda tetapi dengan harga jauh lebih murah. Ini jelas merupakan bentuk ketidakdisiplinan dalam hal keuangan.

Jika ketiga tanda tersebut dilakukan seseorang secara berulang dan membentuk sebuah pola, maka bisa dipastikan bahwa dia tidak disiplin dengan keuangannya. Apakah kamu termasuk orang yang seperti itu?

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 48