Daya Ingat Menurun Seiring Bertambahnya Usia? Lakukan Tiga Hal Ini!

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 05 Juni 2017
Daya Ingat Menurun Seiring Bertambahnya Usia? Lakukan Tiga Hal Ini!

Seiring bertambahnya usia, umumnya terjadi penurunan daya ingat dan kecepatan proses berpikir. Kejadian yang paling sering misalnya lupa menaruh barang seperti dompet dan ponsel. Kelupaan semacam itu memang tidak terlalu berisiko, tetapi akan terus meningkat selama bertahun-tahun. Ini bisa jadi merupakan tanda peringatan dini untuk masalah yang lebih signifikan. Lalu apa yang harus dilakukan?

Berikut ini ada tiga hal yang bisa membantu kita mempertahankan atau memperbaiki ingatan seperti dilansir The Washington Post.

Mengontrol tekanan darah

Menurut sebuah laporan dari American Heart Association tahun 2016, tekanan darah tinggi yang tidak diobati berulang kali dikaitkan dengan gangguan kognitif di kemudian hari. Ini mungkin karena seiring waktu, tekanan darah tinggi dapat berkontribusi pada aliran darah yang tidak mencukupi ke otak.

Cobalah untuk mengurangi kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol, serta tidur tujuh sampai sembilan jam di malam hari. Sebuah studi tahun 2016 yang dipublikasikan di Lancet menemukan bahwa orang dewasa yang lebih tua dengan hipertensi yang tidak diobati tetapi menerapkan gaya hidup tersebut memiliki risiko demensia lebih rendah setelah enam tahun dibandingkan mereka yang tidak.

Use it or Lost it

Aktivitas menantang otak sangat berpengaruh untuk menjaga kualitas memori. Satu studi dari University of Pittsburgh menemukan bahwa orang dewasa yang menghabiskan waktu setidaknya satu jam setiap hari untuk melakukan aktivitas yang menantang otak, cenderung memiliki kemungkinan demensia lebih kecil daripada mereka yang tidak. Untuk itu, Anda bisa mulai mempelajari hal-hal baru. Selain menjaga kualitas kerja otak, Anda juga bisa terus menambah wawasan.

Menjaga hubungan sosial

Sebuah ringkasan penelitian tahun 2015 di Aging Research Reviews menyimpulkan, kesepian dan kontak sosial yang jarang terjadi terkait dengan peningkatan risiko demensia. Dalam sebuah studi lain tahun 2016 yang diterbitkan di Frontiers in Aging Neuroscience, menemukan bahwa orang dewasa dengan jadwal sibuk, mencetak skor lebih baik pada tes memori, penalaran dan kecepatan berpikir. Jadi, meluangkan waktu untuk bersosialisasi, berpesta, pergi dan berkunjung bersama teman dan keluarga, sangat baik untuk penuaan otak yang lebih sehat.

Kesulitan dalam mengingat dan memahami sesuatu bisa sangat menjengkelkan. Tiga langkah di atas bisa membantu Anda untuk menangani kesulitan tersebut. Jadi, Anda tidak perlu lagi mengobrak-abrik seisi rumah karena lupa menaruh barang.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 61