Bahaya Gangguan Pendengaran, Cegah dengan Tiga Hal Ini!

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Kesehatan
dipublikasikan 05 Juni 2017
Bahaya Gangguan Pendengaran, Cegah dengan Tiga Hal Ini!

Semakin tua usia seseorang, semakin besar kemungkinan memiliki masalah pendengaran. Namun, laporan 2015 dari Organisasi Kesehatan Dunia menunjukkan bahwa hampir separuh dari mereka yang berusia antara 12 dan 35 tahun memasang perangkat audio pribadi mereka ke tingkat yang tidak aman. Sehingga gangguan pendengaran bisa dialami bahkan sebelum menginjak usia tua.

Para ahli pada umumnya setuju bahwa suara yang berpotensi menyebabkan gangguan pendengaran di antaranya adalah konser rock, bioskop, mesin pemotong rumput, pemutar MP3 yang diputar pada volume maksimum, dan pertunjukan kembang api. Seiring berjalannya waktu, ternyata suara-suara yang tampak tidak berbahaya seperti dengung konstan dari AC atau lemari pendingin juga dapat menyebabkan kerusakan kumulatif.

Lantas bagaimana menjaga agar pendengaran Anda tidak terganggu? Seperti dilansir Consumer Reports, berikut ini ada tiga hal yang bisa dilakukan untuk mencegah gangguan pendengaran.

Blokir suara keras

Jika terjebak di tempat yang bising, Anda bisa meredam suara dengan penutup telinga atau penyumbat telinga. Penyumbat telinga busa adalah cara sederhana yang cukup efektif untuk melindungi telinga Anda.

Gunakan headphone dengan bijak

Seperlima remaja diperkirakan memiliki beberapa bentuk gangguan pendengaran, yang oleh para ahli dikaitkan dengan penggunaan headphone dan earbud yang terus meningkat. Cara termudah untuk mencegah gangguan pendengaran dari perangkat semacam itu adalah mengikuti aturan 60/60, yaitu dengarkan tidak lebih dari 60% volume maksimum dan tidak lebih dari 60 menit per hari.

Pastikan menjaga kebersihan telinga

Membersihkan telinga dengan kapas atau menggunakan bola kapas sebagai penutup kuping juga cukup beresiko. Residu katun yang tertinggal dapat mengganggu pendengaran Anda. Penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam Journal of Pediatrics menemukan bahwa 34 anak A.S. dirawat di ruang gawat darurat setiap hari akibat luka yang disebabkan oleh kapas di telinga. Sebenarnya, para ahli mengatakan, jangan menaruh benda apapun di telinga Anda kecuali jika berada di bawah pengawasan dokter.

Bukankah lebih baik menjaga kesehatan telinga dari sekarang ketimbang harus repot-repot menggunakan alat bantu dengar di kemudian hari? Maka dari itu, sayangi telinga Anda selagi masih bisa mendengar dengan baik.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 33