Tiga Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Lainnya
dipublikasikan 02 Juni 2017
Tiga Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia

Pendidikan memegang peranan penting dalam kemajuan sebuah negara. Setiap tahunnya, World Economic Forum mengeluarkan laporan Global Competitiveness Report yang mengungkap tingkat daya saing sebuah negara. Selain meliputi makro-ekonomi, infrastruktur, kesehatan dan efisiensi pasar tenaga kerja, salah satu faktor yang juga dijadikan penilaian dalam survei ini adalah sistem pendidikan yang ada di negara tersebut.

Karenanya, berikut ini kami sajikan tiga negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia berdasarkan data laporan Global Competitiveness Report seperti dilansir dari The Independent.

Finlandia

Skor 6,7 menempatkan Finlandia di urutan pertama. Negara ini memang terkenal dengan sistem pendidikan yang sangat baik. Sekolah di Finlandia jarang memberikan pekerjaan rumah pada siswa. Pelajar di Finlandia hanya harus mengikuti ujian wajib di usia 16 tahun. Sedangkan untuk menjadi guru di Finlandia, seseorang diharuskan menempuh pendidikan minimal S2.

Swiss

Di Negara ini, pemerintah memberikan subsidi untuk pendidikan cukup besar bagi tiap pelajar jika dibandingkan dengan Negara-negara Uni Eropa lainnya. Pelajaran di sekolah diajarkan dalam berbagai bahasa yang berbeda. Siswa bisa memilih untuk belajar dengan bahasa Swiss, Jerman, Prancis hingga Italia.

Belgia

Peringkat ketiga ditempati oleh Belgia. Negara ini mendapat skor 6,2 dalam survei yang dilakukan oleh World Economic Forum. Pemerintah di Belgia mengklaim bahwa warganya yang menamatkan pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi pasti akan mendapatkan pekerjaan. Hal tersebut terbukti dengan tingkat pengangguran orang yang berpendidikan tinggi hanya sebesar 3% saja.

Memilih kualitas pendidikan yang baik merupakan hal yang sangat penting. Tetapi yang lebih penting dari itu adalah kesadaran tentang pentingnya pendidikan itu sendiri.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 145