Tiga Tradisi Unik Sambut Ramadhan

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Budaya
dipublikasikan 22 Mei 2017
Tiga Tradisi Unik Sambut Ramadhan

Ramadhan sudah di depan mata. Aromanya pun terasa semakin kuat dengan adanya beragam penyambutan yang digelar oleh umat muslim setiap tahunnya. Beberapa daerah di Indonesia punya tradisi menyambut Ramadhan yang unik, mulai dari makan bersama, saling bermaafan, hingga berendam di sumur untuk menyucikan diri.

Nah, berikut ini ada beberapa tradisi unik yang kami rangkum dari berbagai sumber. Ini dia ulasannya!

Cucurak, Bogor

Beberapa hari sebelum puasa tiba, warga Bogor biasanya melaksanakan cucurak. Untuk Anda yang belum tahu apa itu cucurak, tradisi menyambut Ramadan ini merupakan kegiatan makan besar bersama seluruh warga kampung. Yang membuat aktivitas ini jadi menyenangkan adalah menu-menu sederhana seperti nasi, lauk, sayur, dan sambal disajikan di atas daun pisang yang lebar. Kemudian, dinikmati bersama-sama secara lesehan. Suasana keakraban akan sangat terasa selama cucurak berlangsung.

Dugderan, Semarang

Kalau kegiatan yang satu ini berasal dari Kota Semarang. Tradisi Dugderan sudah ada sejak ratusan tahun. Biasanya diadakan satu sampai dua minggu sebelum bulan puasa datang. Acara Dugderan mirip seperti sebuah karnaval atau pesta rakyat karena terdapat arak-arakan, tabuh beduk, serta tari-tarian japin dari Balai Kota ke Masjid Kauman. Dugderan akan semakin meriah dan ramai karena suara beduk serta meriam yang didentumkan selama acara berlangsung.

Balimau, Riau

Tradisi Balimau dilakukan dengan cara menyucikan diri menggunakan jeruk nipis lalu berendam di sungai. Aktivitas satu ini sudah dilakukan turun-temurun selama berabad-abad. Tujuan dilakukan Balimau adalah untuk membersihkan tubuh sebelum menjalankan ibadah puasa.

Dalam menyambut Ramadhan, mungkin bukan hanya tiap daerah yang punya beragam cara, tapi juga setiap orang. Namun semuanya berpusat pada satu nilai yang sederhana tetapi penuh makna, yaitu kebersamaan.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 67