Kehilangan Semangat Kerja? Ini Tiga Penyebabnya

Inspirasi Dalam Tiga
Karya Inspirasi Dalam Tiga  Kategori Inspiratif
dipublikasikan 15 Mei 2017
Kehilangan Semangat Kerja? Ini Tiga Penyebabnya

Saat kehilangan semangat untuk bekerja, jangankan membuka laptop dan menyelesaikan segala yang harus dikerjakan, kita bahkan tidak bisa memikirkan satu ide kreatif untuk menciptakan inovasi baru, otak terasa seperti tersumbat ribuan kerikil.

Banyak orang yang memang tidak mempunyai semangat kerja karena mereka tidak mencintai pekerjaannya. Sehingga mereka tidak mempunyai motivasi yang kuat untuk bekerja. Namun bagaimana dengan mereka yang mencintai pekerjaannya tapi kemudian kehilangan semangat untuk bekerja?

Berikut ini ada tiga hal yang jadi penyebab seseorang kehilangan semangat kerja seperti dilansir dari Forbes:

Lelah secara emosional
Anda sudah merasa luar biasa lelah tetapi masih harus menyelesaikan pekerjaan. Kondisi ini membuat Anda masuk dalam kategori 70 persen orang di dunia yang merasa secara emosional terputus dari pekerjaan, kantor, dan rekan kerja.

Kenyamanan secara psikologis, menurut para pakar, merupakan kunci utama untuk menumbuhkan dan menebarkan sukses pada sebuah tim kerja. Kesuksesan sebuah tim kerja sangat bergantung pada rasa dihargai secara personal. Jadi, tidak melulu soal apresiasi kesuksesan. Rasa penghargaan ini tak hanya membuat karyawan jadi lebih bahagia, tetapi lebih produktif.

Terlalu ambisius
Anda memiliki rencana dan tujuan kerja yang sangat baik. Realitanya, tujuan itu cenderung sulit dicapai. Anda tetap memaksa dan menyakinkan diri bisa mencapainya. Namun, apa yang terjadi? Anda merasa letih berlebihan, baik fisik, pikiran, dan emosional. Alhasil, usai mencapai tujuan yang Anda canangkan itu, secara alamiah semangat pada tubuh dan pikiran terus bergulir ke anak tangga paling bawah. Anda bisa kehilangan rasa percaya diri.

Bekerja terburu-buru
Bekerja secara terburu-buru demi memperoleh hasil yang diinginkan bisa menjadi bumerang. Anda merasa sudah melakukan yang terbaik, salah satunya dengan menyelesaikan pekerjaan dalam waktu singkat. Hal ini akan membuat Anda merasa benar-benar lelah. Apalagi jika hasil kerja Anda tidak seperti yang diharapkan, perasaan lelah akan mengarahkan Anda untuk berpikir bahwa usaha Anda telah gagal.

Menumpahkan segenap usaha, energi dan emosi pada pekerjaan adalah bukti bahwa kita mencintai pekerjaan itu. Tetapi jika Anda sudah melihat tanda-tanda dari tiga poin di atas, mungkin Anda harus mulai memperbaiki cara kerja Anda sebelum semangat kerja Anda tidak benar-benar turun sampai titik nol.

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 110