TIADA

Nur
Karya Nur  Kategori Agama
dipublikasikan 04 Maret 2016
TIADA

Aku tak ada

Aku tiada

Hanya Engkau yang ada

Aku yang mana ?

Aku dimana ?

Hanya Engkau yang dimana-mana

?

Aku hilang

Aku melebur

Hanya Engkau yang satu

Aku sembunyi

Aku mati

Hanya Engkau yang mengetahui

Aku siapa ?

Aku darimana ?

Tiada

Hanya Engkau yang ada, hanya Engkau, Engkau tidak darimanapun

Sungguh aku tiada hanya Engkau yang maha ada

Aku bagaimana ?

Aku apa ?

Hanya dari engkau, aku bukan apa-apa

?

Beginikah jika mencintai-Mu

Aku bukan lagi aku

Selain ketiadaan yang memilih

?

Beginikah jika mencintai-Mu

Hatiku seakan melebur

?

Akalku seakan terkubur

Syahwatku seakan hancur

?

Cintailah aku wahai Kekasihku

Dengan segala usaha kotorku

Aku pernah mencela-Mu

Mentertawai-Mu

Karena tak tahu bahwa cinta-Mu tiada banding tak tertanding

?

Tiada

Aku tiada tak mengada-ada

Kuserahkan milik-Mu

Zahirku, batinku, nafasku

Aku miskin Kekasihku

Engkau maha kaya

Aku tak punya apa-apa

Hidupku milik-Mu

Apalagi alam semesta

?

Kukembalikan harta-Mu

Yang kau titip kepadaku

Aku hanyalah aku

Bukan jasad, bukan ruh

Aku hanyalah ketiadaan

Yang Kau tulis dengan jasad-Mu, kau tiupkan ruh-Mu hingga aku dari ketiadaan yang Engkau jadikan

?

Kekasihku, aku lebih ikhlas dicela ciptaan-Mu daripada Engkau mencela aku

?

Aku ikhlas dihina ciptaan-Mu daripada Engkau menghina aku

?

Aku ikhlas untuk-Mu

?

Yang tak faham akan menikam, aku ikhlas kekasihku

?

Yang merasa tinggi akan merendahkan, aku ikhlas Kekasihku

?

Yang merasa sosialis akan memvonis, aku ikhlas Kekasihku

?

Yang merasa taat akan mencatat, aku ikhlas Kekasihku

?

Yang meras cinta akan meminta, aku ikhlas Kekasihku

?

Yang merasa pandai akan menggurui, aku ikhlas Kekasihku

?

Yang merasa sempurna akan mencela, aku ikhlas Kekasihku

aku ikhlas, apa yang datang kepadaku adalah milik-Mu, aku ikhlas Kekasihku

?

Beri aku lebih faham hakikatmu Kekasihku

Sholat dan sabar cukup bagiku

Bahagia tanpa dusta cukup bagiku

Jauh dari fasik aku merindu-Mu

Sholat dan sabar aku melihat-Mu

Engkau memeluk ku

Yang mana lagi yang aku dustakan

Jika Engkau selalu bersamaku

Bersembunyi dibalik kukupun Engkau tahu

?

Aku melebur Kekasihku

Aku hancur Kekasihku

?

Yang merasa dirinya waras akan menyeru kepadaku (Gila)

Aku ikhlas Kekasihku, karena Engkau pemilik waras

?

Aku bukan dimata ciptaan-Mu

Aku bukan ditelinga ciptaan-Mu

Aku bukan dihidup ciptaan-Mu

Aku bukan dipujian ciptaan-Mu

Aku bukan disukai ciptaan-Mu

Aku bukan dipikirkan ciptaan-Mu

Aku cukup milik-Mu kekasihku

?

Aku tiada

Engkau ada


  • Nama Belakang
    Nama Belakang
    1 tahun yang lalu.
    Saya bingung ????????

  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Sajak patah-patah repetitif yang kaya makna. Dah lama juga ga nemu yang seperti ini. Keren abis, walau kelemahan dari 'gaya' ini adalah permainan diksinya yang agak minim...^_ *** Betewe, sebagai artikel agama, postingan ini asyik buat dinikmati dan perlu, suka... ^_