Mengenal Tuhan Dengan Seni

Nur
Karya Nur  Kategori Filsafat
dipublikasikan 17 April 2017
Mengenal Tuhan Dengan Seni

Ki Hajar Dewantara

Seni merupakan hasil dari keindahan yang dapat menggerakkan perasaan seseorang tentang keindahan bagi yang melihatnya. Oleh karenanya, perbuatan manusia bisa mempengaruhi dalam menumbuhkan perasaan yang indah itulah seni.

Aristoteles

Mengemukakan bahwa seni merupakan tiruan terhadap alam, namun sifatnya harus ideal atau sempurna.

Plato dan Rousseau

Seni merupakan hasil dari peniruan alam dari berbagai seginya.

 

 

Seni baik, rupa, musik, teater, tari dan sastra selain dipahami sebagai unsur kepuasan tersendiri bagi lakon maupun penonton, juga memiliki nilai-nilai relegiusitas terhadap pendekatan-pendekatan yang menghubungkan antara batiniah dengan alam semesta. Penghayatan atas seni seharusnya dimaknai sebagai proses mengenal Tuhan dengan meleburkan diri bersama alam yang sejatinya hanya terus melakukan proses daur ulang tanpa mengubah satupun dari apa yang diciptakan oleh Tuhan, penghayatan terhadap seni adalah obyektifitas pengetahuan fisik maupun metafisik mengenai penciptaan Tuhan sebagai eksistensi-Nya, manusia mampu mengenali dirinya ketika ia mengenal seluruh aspek yang ada didalam dirinya, maka untuk mengenali Tuhan, segala asepek yang pada alam semesta adalah garis lurus untuk mengenal Tuhan tidak secara utuh namun mengetahui eksistensi Tuhan, seni adalah cara yang efektif untuk mengekspresikan diri, merangkum, mengolah dan menjaga keseimbangan alam karena nilai-nilai yang ada didalamnya adalah nilai-nilai kecintaan terhadap suatu keindahan tanpa memaksakan hati agar mengindahkan sesuatu dengan dibuat-buat, keindahan itu sendiri akan mencapai klimaks ketika mengalir secara alamiah terhadap jiwa-jiwa manusia yang sudah melebur dan meresap kedalam alam penciptaan.

Belum selesai

  • view 94