Keping Terakhir Supernova

Inha Skynha
Karya Inha Skynha Kategori Buku
dipublikasikan 09 Maret 2016
Keping Terakhir Supernova

KEPING 1

KSATRIA, PUTRI DAN BINTANG JATUH

?

Engkaulah getar pertama yang meruntuhkan

gerbang tak berujungku mengenal hidup

Engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan

dahagaku dalam cinta tak bermuara

Engkaulah matahari firdausku yang menyinari

kata pertama di cakrawala aksara

?

Kau hadir dengan ketiadaan

Sederhana dalam ketidakmengertian

Gerakmu tiada pasti

Namun aku disini

Mencintaimu

Entah kenapa.

(Catatan di satu pagi buta diatas atap rumah tetangga)

?

?

KEPING 2

AKAR

?

Engkaulah gulita yang memupuskan

segala alasan dan batasan

Engkaulah penunjuk jalan menuju palung kekosongan

dalam samudra terkelam

Engkaulah sayap tanpa tepi yang membentang menuju

tempat tak bernama namun terasa ada

?

Ajarkan aku

Melebur dalam gelap tanpa harus lenyap

Merengkuh rasa takut tanpa perlu surut

Bangun dari ilusi namun tak memilih pergi

?

Tunggu aku,

Yang hanya selangkah dari bibir jurangmu

(Catatan pada satu malam dingin hingga masuk angin)

?

?

KEPING 3

PETIR

?

Engkaulah kilatan cahaya yang menyapulenyapkan

segala jejak dan bayang

Engkaulah bentangan sinar yang menjembatani

jurang antara duka mencinta dan bahagia terdera

Engkaulah terang yang kudekap dalam gelap

saat bumi bersiap diri untuk selamanya lelap

?

Andai kau sadar arti pelitamu

Andai kau lihat hitamnya sepi dibalik punggungmu

Tak akan kau sayatkan luka demi menggarisi

antara jarakmu dan aku

Karena kita satu

Andai kau tahu

(Catatan dini hari di satu taman yang banyak banci)

?

?

KEPING 4

PARTIKEL

?

Engkaulah keheningan yang hadir?sebelum segala suara

Engkaulah lengang tempatku berpulang

Bunyimu adalah senyapmu

Tarianmu adalah gemingmu

Pada bisumu, bermuara segala jawaban

Dalam hadirmu, keabadian senyap mengecup

?

Saput batinku meluruh

Tatapmu sekilas dan sungguh

Bersama engkau, aku hanya kepala tanpa rencana

Telanjang tanpa kata-kata

?

Cuma kini

Tinggal sunyi

Dan, waktu perlahan mati

(Catatan kecil saat langit kelabu di taman bambu)

?

?

KEPING 5

GELOMBANG

?

Dimensi tak berbilang dan tak berujung

Engkaulah ketunggalan sebelum meledaknya?

segala percabangan

Bersatu denganmu menjadikan aku mata semesta

Berpisah menjadikan aku tanya dan engkau jawabnya

Berdua kita berkejaran tanpa pernah lagi bersua

?

Mencecapmu lewat mimpi

Terjauh yang sanggup kujalani

Meski hanya satu malam dari ribuan malam

Sekejap bersamamu menjadi tujuan peraduanku

Sekali mengenalmu menjadi tujuan hidupku

?

Selapis kelopak mata membatasi aku dan engkau

Setiap napas mendekatkan sekaligus menjauhkan kita

Engkau membuatku putus asa dan mencinta

Pada saat yang sama

?

?

KEPING 6

INTELIGENSI EMBUN PAGI

?

Bara yang membakar nadiku kini

Magi yang menyulap semestaku ini

Hanya singgah untuk musnah

Tersihir, tersiksa, tersia-sia

Diantara angkara

Dua kutub yang berbeda

Kita meregang

Tak berkesudahan

?

Di ufuk engkau terbenam, aku terbit

Di teluk engkau tenggelam, aku pasang

Sejauh apapun garis waktu engkau tempuh

Hadirku selalu dibalik matamu

Seluas apapun ruang yang engkau rengkuh

Cintaku selalu diluar sadarmu

?

Akulah awal dan engkaulah akhir

Meniadakan kita berdua

Adalah satu-satunya cara kita bisa bersama

?

Karya :

"DEE"

DEWI LESTARI

?

?

?

  • view 527