"Bacalah !"

Reni Indira Anggraeni
Karya Reni Indira Anggraeni Kategori Renungan
dipublikasikan 29 September 2016

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ، خَلَقَ الْأِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ، اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ، الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ، عَلَّمَ الْأِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

 “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu paling mulia. Yang mengajar manusia dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya (manusia tersebut).” (QS. Al-‘Alaq [96]: 1-5)

Inilah ayat yang pertama kali turun ke bumi sebagai panduan hidup sang "Kekash" Allah.

Manusia dipaksa membaca tulisan sejak usia dini, dari mata yang seharusnya diajak juga membaca alam sekitar. 
 
Dari mata fisik  menyusup ke mata hati menjadikan setiap huruf alam menjadi cerita kehidupan.
 
Bacalah langit mendung yang sebentar lagi membawa cerita hujan, dari perjalanan air mengarungi waktu saat ia meluncur turun di air terjun, mengelana di sungai sampai ke laut dan ditarik naik ke awan dan kemudian dijatuhkan kembali ke bumi. Meski prosesnya akan berulang sama tapi cerita air akan berbeda setiap kalinya. Kadang tenang, kadang bergelombang, kadang dipenuhi kotoran, kadang sangat serbak mewangi.
 
Bacalah kata dalam setiap kayuhan kaki abang becak yang membawa cerita berkah hidupnya meski hari besok tak tahu akan makan apa demi buah hati mengejar asa, menjemput cita-cita sampai ke negeri sana.
 
Bacalah dalam setiap senyuman yang menyimpan kesedihan. Teman semeja yang menyembunyikan tangisan tadi makan memikirkan utang tak terbayar sementara kau asik bercerita bahwa semalampun banyak rupiah terhamburkan untuk segelas kopi import dan kesenangan liat aksi aktor favorit.
 
Bacalah dengan mata bulatmu dan mata batinmu yang membuatmu belajar banyak hal tentang simpati, empati, dan budi pekerti.  
 
Yuk, mulai belajar 'membaca' ! 

  • view 209