Saya Tidak Kuat

Indah Az_zahra
Karya Indah Az_zahra Kategori Motivasi
dipublikasikan 02 Februari 2016
Saya Tidak Kuat

?

"Wajar dong saya berbicara kasar. Siapa yang tidak emosi udah janjian tapi dibatalin. Bahkan ini bukan yang pertamanya dibatalin. Saya udah punya target-target hidup. Masak target itu lama tercapai cuma gara-gara skripsi, cuma gara-gara dosen. ah dasar b********t"

Seringnya kita membenarkan sikap kita karena situasi-situasi yang kita alami. Bukan berarti tragedi yang terjadi membuat kita bebas, mengambil jalan yang buat kita senang.

"aku anak broken home, jadi wajar dong kalau aku minum-minuman keras"
"Sisa umurku tinggal dikit, jadi wajar dong aku pacaran"
"Saya bangkrut, jadi judi adalah penolong saya"

Ya itulah alasan-alasan yang sering kita dengar dan menjadikan prilaku mereka wajar dan memaklumi karena alasan yang kuat.

Ada sebuah kisah di hidup ini yang lebih pedih. Saat masih di dalam janin Beliau sudah menjadi yatim, lalu ibunya meninggal saat Beliau umur 6 tahun. Baru saja Beliau mulai senang karena tinggal dengan kakeknya, namun sang kakek akhirnya berpulang juga kepada Allah. Bukan hanya kehilangan orang-orang yang disayang, beliau juga dimusuhi oleh para Raja. Dicaci maki, di benci oleh beberapa masyarakat.

Ya itu adalah sosok Nabi Muhammad SAW.

Lalu dari perjalanan hidup yang sangat berat. Adakah Nabi tidak memiliki sifat sabar? Adakah Nabi berputus asa? Adakah sikap yang diambil tidak sesuai dengan aturan Allah?

Bukankah kita adalah pengikut Nabi Muhamaad yang menjadikan Nabi sebagai panutan hidup kita. Lalu sekarang apakah masih mau menjadikan kisah pedih sebagai alasan kita keluar jalur. Ingat itu adalah ujian dari Allah yang tak lain tujuannya untuk melihat sebesar apa iman di dalam hati kita. Mungkin juga kita diberikan kisah perih agar ketika kita menjadi manusia yang kuat, lalu menjadi inspirasi untuk orang lain.

  • view 113