Lampu Merah Kehidupan

Ilma Alfia
Karya Ilma Alfia Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 12 Februari 2016
Lampu Merah Kehidupan

Saya bekerja di kota yang berjarak 42 km dari rumah tinggal saya. Pagi ini, karena semalam tidur terlalu larut, saya enggan berpisah dengan tempat tidur dan berangkat 15 menit lebih siang dari biasanya. Dengan asumsi bahwa matahari belum tinggi dan jalanan masih sepi, saya berencana memacu kendaraan dengan kecepatan ambulan dan percaya masih bisa datang tepat waktu.

Ternyata Tuhan berkata lain.

Sepanjang persimpangan jalan, saya selalu tercegat lampu merah. Dari dua rel kereta api yang saya lewati, saya harus berhenti dan menunggu kereta lewat. Sial, sudah berapa menit yang terbuang, maki saya dalam hati. Saya sungguh kesal untuk kemudian menyadari bahwa memang ada banyak hal di luar kendali kita.

Begitu pula dalam kehidupan. Perhitungan manusia tidak selalu sejalan dengan kehendak Tuhan.

Kita punya keinginan A, B, C dan seterusnya. Kita mempersiapkan berbagai hal untuk mencapainya. Dengan perencanaan yang menurut kita sudah matang dan akan berjalan lancar, belum tentu selama perjalanan kita akan terus mendapat lampu hijau. Akan selalu ada lampu merah kehidupan yang membuat kita berhenti sesaat, sebuah momen yang memang diciptakan bagi kita untuk sejenak beristirahat, mungkin merenung dan mengambil pelajaran dari perjalanan yang telah dilalui. Mungkin suatu saat kita juga dihadapkan pada penutupan jalan, yang mengharuskan kita untuk berbelok dan mengambil jalan lain. Kita bisa berbelok dan memutar, dan tetap bisa sampai ke tempat tujuan selama kita terus memacu kendaraan dan tidak berhenti. Di lain waktu perjalanan akan terus lancar tanpa hambatan, seperti melewati jalan tol di pagi hari saat kesibukan belum terbangun. Apapun yang terjadi selama perjalanan itu, selalu ada campur tangan Tuhan di dalamnya. Kita hanya harus menjalani dan berusaha mencerna hikmahnya.

Pada akhirnya saya tidak terburu-buru memacu kendaraan menuju tempat kerja. Jarum panjang jam sudah melewati angka 12. Saya terlambat, dan saya mendapat pelajaran hari ini.

?

?

  • view 130