Resensi Andai Mereka Bisa Bicara (If Only They Could Talk)

Ikhyari Fatati Noryana
Karya Ikhyari Fatati Noryana Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 05 Juni 2017
Resensi Andai Mereka Bisa Bicara (If Only They Could Talk)

 
Profesi Dokter hewan di Indonesia memang belum terlalu tenar, bahkan diremehkan jika disandingkan  dengan dokter  manusia  dan dokter gigi, hal ini mungkin saja terjadi karena kehidupan para dokter hewan masih belum banyak diangkat di masyarakat luas. Jadi untuk lebih memperkenalkan profesi yang unik dan keren ini tak ada salahnya saya mereview satu novel menarik berjudul  If Only They Could Talk - sebuah novel lawas yang sudah cetak berulangkali dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa - salah satu dari sekian banyak karya James Herriot yang bernama asli James Alfred Wight.

Herriot adalah seorang dokter hewan, namun juga novelis yang hebat dengan beragam karya lain nya yang fenomenal seperti  All Things Bright and Beautiful, All Creatures Great and Small. All Things Wise and Wonderful, The Lord God Made Them All, Dog Stories, Cat Stories dan lain-lain
Angan-angan saya dibawa pergi mengembara bersama Herriot dan pasien-pasiennya, dengan gaya bahasa yang begitu sederhana tapi menarik hingga anak orang awam yang notabene bukan penyayang binatang dan tak mengerti ilmu kedokteran hewan pun pun akan sanggup jatuh cinta dengan novel-novelnya.
Menjadi dokter hewan akan membuat sang dokter di antara terlihat pintar dan bodoh., bahwa di dalam buku pelajaran tidak diceritakan bagaimana hal-hal kecil dalam mengabdikan diri di masyarakat justru akan muncul sebagai warna-warni kehidupan. Tentang mencari alat-alat dan tali di dalamgelap, tentang berusaha tetap bersih dengan air kotor setengah ember, tentang batu-batu bulat yang menekan dada, tentang rasa-rasa lelah dan putus asa yang makin lama makin berat, ini pun tak disebut-sebut dalam buku
Mengambil  latar belakang tahun 1930 an, James Herriot adalah representasi seorang dokter hewan fresh graduated . Tahun 1937 merupakan tahun kelulusan herriot, dan tahun itu merupakan tahun sial bagi para pekerja. Sebagai dokter hewan yang baru lulus, Dia harus menghadapi hal ini . Pertanian terlantar karena selama 10 tahun pemerintah tidak menghiraukannya, Kuda tarik yang merupakan mata pencaharia utama, mulai menghilang
Sungguh gampang jadi nabi yang meramalkan kesuraman masa depan, pada waktu pemuda-pemuda yang baru lulus kuliah mesti berhadapan dengan dunia yang dingin dan acuh tak acuh. Dunia yang tak menghiraukan semangat dan pengetahuan mereka yang meluap-luap. Di harian record, tiap minggu ada dua sampai tiga iklan lowongan kerja, tapi yang melamar biasanya sampai delapan puluh orang
Beruntungnya, . James pun merasa beruntung ketika akhirnya bisa bekerja sebagai asisten di sebuah klinik di daerah Darrowby – (sebuah desa fiksi , bagian dari Yorkshire, Inggris). Skeldale House nama klinik itu ,milik seorang dokter hewan bernama Siegfried Farnon.
Siegfierd bos yang baik sekaligus dokter hewan handal namun sifatnya yang suka berubah pikiran dan agak pelupa terkadang menyulitkan Herriot, meski begitu dia berusaha untuk tetap menikmatinya. Selain Siegfierd dan Herriot mereka juga dibantu oleh adik Siegfierd ,Tristan seorang mahasiswa Kedokteran Hewan. Tristan digambarkan sebagai mahasiswa teledor yang lebih suka malas-malasan namun selalu tenang dengan kemarahan sang kakak kala kuliahnya yang tak beres tersebut .
Berbeda dengan Siegfierd yang cerdas, Tristan tidak begitu berbakat menjadi seorang dokter hewan karena nilai-nilainya yang buruk. Apa pun yang dikerjakan Tristan selalu berakhir masalah.
Secara umum novel ini berkisah tentang pengalaman sehari-hari Herriot sebagai dokter hewan, Perjuangan awal Herriot sebagai dokter hewan yang seringkali dianggap kurang mumpuni dan selalu dibandingkan dengan Siegfierd , namun seiring berjalannya waktu kemamuan james diakui. Banyak pengalaman seru yang diceritakan disini seperti percampuran kristal yodium dan terpentin yang menghasilkan asap-asap ungu yang mebuat pelanggan terkesan, membersihkan nanah dalam kaki kuda, membantu kelahiran anak lembu sungsang, menangani lembu yang ambingnya tersumbat, menangani kuda yang usus nya terpilin, pemeriksaan dignostik untuk TBC bagi domba, memindahkan plasenta, membersihkan kandungan,radang susu, demam susu, operasi tumor pada anjing, bisul di telinga babi dan pengalaman seru lainnya
Di mata James, para petani itu adalah orang-orang terbaik dan paling tulus yang ia pernah temui, karena di sisi lain mereka juga sangat penolong dan bersahabat. Yah, segalanya memang butuh waktu, bukan? James pun banyak belajar dari para petani itu, seperti:
Aku mulai mengenal dan menyukai kehidupan petani. Mereka adalah orang-orang yang tabah dan mempunyai filsafat yang baru bagiku. Jika ada bencana, yang bisa membuat orang kota putus asa dan membenturkan kepalanya pada tembok, mereka hanya mengangkat bahu sambil berkata, “Ya, itu biasa. Memang harus terjadi begitu.” (hlm. 80)
Kisah menarik lainnya , bagaimana Herriot sering gemas jika dipanggil Paman nya Tricki Woo, padahal Tricki Woo adalah pasien tetapnya yang menderita lari duduk, yakni kelainan pada kelenjar dubur, Tricki Woo  merupakan seekor anjing pecking manja peliharaan janda tua yang kaya raya, namun karena itu pula Herriot sering mendapat ‘keuntungan’ dikirimi berlimpah makanan lezat dan minuman mahal dari sang pemilik sebagai tanda terimakasih Tricki Woo kepada pamannya.
Tak hanya petualangan seru dan kisah lucu, banyak juga cerita sedih seperti  Bagaimana saat seekor anjing tua yang sudah menemani pemiliknya selama berpuluh tahun terpaksa di suntik mati karena kanker hati yang dideritanya .
Dari sini buku ini pun saya mengetahui bahwa patologi merupakan mata kuliah yang memang sukar adanya, bukan hanya persepsi mahasiswa kedokteran hewan pada umumnya heuheu
Dokter hewan memang profesi yang sangat unik, karena dengan menjadi dokter hewan mereka tidak hanya harus mengerti hewan peliharaannya namun juga harus dituntut menjadi menyabar yang kadang menngahadapi client yang soktau akan penyakit yang diderita hewan peliharaannya. Sesuai dengan slogan para veterinarian “Manusya Mriga Satwa Sewaka” yang kurang lebih artinya adalah mengabdi untuk kesejahteraan manusia melalui kesejahteraan hewan.
 “If having a soul means being able to feel love and loyalty and gratitude, then animals are better off than a lot of humans. You’ve nothing to worry about there – James Herriot” 
 

  • view 75