Pergilah!

Pergilah!

Ika Tri Wahyuni
Karya Ika Tri Wahyuni Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 22 Desember 2016
Pergilah!

"Ya Muqallibal qulub. Tsabit qolbi'ala dinika wa'ala tho'atika".

Tiba-tiba saja aku ingin memanjatkan doa itu, doa yang luar biasa makna dan artinya. kamu bisa mencarinya di gugel banyak sekali artinya dengan berbagai tafsiran. tapi kali ini bukan tentang tafsirannya, entah kenapa aku merasa terbelenggu oleh bayangan yang tak ku inginkan. tiba-tiba saja bayangan itu tidak lagi suram, tidak lagi gelap malah semakin jelas. jelas sekali.

saat aku harus berpikir untuk menjauhinya, membuang jauh-jauh dirinya dalam pikiranku. kemudian dia datang. tidak lagi sebagai bayangan. sungguh, aku menahan nafas untuk tidak berkedip dan segera berbalik arah melarikan diri.

bagaimana mungkin semua ini bisa terjadi! bagaimana mungkin. bagaimana bisa bayangan itu memenuhi ruang yang sudah tak lagi ingin diisi, tak muat aku berteriak. tapi ia terus mendesak masuk, merangkak bahkan mendorong penuh kekuatan untuk menghancurkan tembok yang sudah ku bangun selama bertahun-tahun. kamu pikir kamu bisa masuk, hah! aku tetap bertahan dan berteriak dengan marah untuk membuatnyya mengerti bahwa tempat ini sudah tidak muat.

ketika akhirnya di sisa tenaga yang kumiliki, tembok itu berhasil dijebol. dihancurkan sampai halus dan ditiup seperti debu. kamu tahu bagaimana rasanya? iya seperti itu, menyakitkan bukan?

saat ini ketika bayangan itu berhsil menembus dinding pertahanan rasaku yang kokoh, aku hanya bisa daiam menerima. tidak bisa berbuat apapun lagi. saat ini harapanku hanya tak ingin punya rasa itu. aku tak ingin kembali merrasakan desiran yang akhirnya menyakiti. aku hanya ingin hidup bebas tanpa ada lagi tangis sedih bahkan luka.

biarlah aku sedniri dengan kesepianku, daripada mencinta dengan penuh luka.

 

  • view 275