Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Inspiratif 6 Januari 2018   20:44 WIB
6 Pesan Duta Feminisme PBB

Jakarta - Emma Watson kembali bicara soal feminisme di Hari Perempuan Internasional. Emma masih mengkampanyekan gerakan HeForShe, yang dibuat agar pria dan remaja laki-laki berani ikut bersuara melawan ketidakadilan yang diterima wanita dan remaja perempuan di seluruh dunia.

Bintang serial Harry Potter itu berkampanye dengan mengadakan tanya-jawab via Facebook. Emma pun hadir di kantor pusat Facebook di London pada 8 Maret 2015. Sesi tanya-jawab tersebut juga dihadiri 150 undangan lain yang menyaksikan secara langsung acara tersebut. Sedangkan jutaan orang lainnya menonton via online streaming.

Dalam sesi tanya-jawab itu salah satu yang disampaikan Emma adalah mengenai apa yang dirasakannya saat dia berpidato di kantor pusat Perserikatan Bangsa-bangsa. "Itu merupakan momen paling luar biasa dalam hidupku. Seperti mimpi atau sebuah film. Aku merasa aku bisa meninggal dengan bahagia," ujarnya.

Selain itu banyak hal lain yang disampaikan aktris 24 tahun tersebut mengenai feminisme. Berikut ini enam hal menarik dari curhatan Emma mengenai kesetaraan gender:

1. HeForShe Bukan Tentang 'Menyelamatkan' Wanita
Emma menganggap orang-orang salah mengira kalau kampanye HeForShe dibuat untuk 'menyelamatkan' wanita. Justru gerakan ini diadakan untuk kesetaraan pria dan wanita. "Ini tentang pria mendukung wanita dan wanita mendukung pria," katanya. Aktris cantik ini kemudian menyampaikan ulang pidato feminis Gloria Steinem. "Manusia seperti burung. Membutuhkan kedua sayap untuk bisa terbang. Dan saat ini, hanya satu sayap yang mengepak. Dan tidak akan pernah bisa terbang tinggi kecuali keduanya saling mendukung satu sama lain," demikian pidato Steinem yang dikutip Emma.

2. Marah dengan Ancaman Hacker
Setelah berpidato di Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai feminisme, Emma mendapat ancaman dari hacker yang mengaku akan menyebarkan fotonya tanpa busana. Foto tersebut tidak pernah ada dan sampai sekarang ancaman hacker tersebut hanya hoax. "Banyak orang yang dekat denganku tahu bahwa ketidaksetaraan gender adalah sebuah isu, namun tidak menganggapnya penting. Lalu mereka melihat ketika aku mendapat ancaman tidak lama setelah aku memperjuangkan hak wanita. Itu pun menjadi kesadaran mereka bahwa isu ini penting dan memang masih terjadi," ujarnya.

Wanita keturunan Inggris yang lahir di Prancis itu menambahkan, dia merasa lucu ketika orang-orang yang mengancamnya berpikir dirinya akan berhenti memperjuangkan hak wanita setelah diancam. Justru ancaman itu membuatnya semakin bertekad untuk meneruskan apa yang sudah dilakukannya.

3. Pengalaman Ketidaksetaraan Gender
Dalam sesi tanya jawab di Facebook ini, Emma banyak mendapat pertanyaan tentang apakah dia sendiri pernah mengalami momen dimana dirinya dianggap sebelah mata karena gendernya. Dia pun mencotohkan pengalaman itu bisa didapatkannya kapan saja. Seperti salah satu pertanyaan dari pengguna Facebook yang bertanya kenapa dia tidak suka memasak. Menurutnya itu termasuk ketidaksetaraan gender.

"Pastinya aku pernah mendapat keistimewaan dan diremehkan karena aku wanita. Oleh karena itu sudah menjadi tanggungjawabku untuk memastikan wanita lainnya memiliki akses untuk mendapatkan keistimewaan seperti yang aku dapat," katanya.

4. Tidak Merasa Tersinggung Dengan Perlakuan Sopan Pria
Seorang pengguna Fafebook bertanya pada Emma apakah dia akan merasa tersinggung jika seorang pria membukakan pintu untuknya. Sebagai orang yang giat mengkampanyekan kesetaraan gender, lulusan Universitas Brown itu memiliki jawaban menarik. "Aku senang jika ada pria yang membukakan pintu untukku. Bukankah itu sopan? Bukankah itu hal yang baik untuk melakukannya pada orang lain? Dan aku juga senang diajak makan malam. Tapi kuncinya adalah, apakah kamu (pria) juga bersedia jika aku membukakan pintu untuk kalian. Sehingga aku sopan dan kalian juga sopan. Dan dunia pun akan menjadi tempat yang lebih baik dengan perilaku sederhana ini," ucapnya panjang lebar.

5. Siapapun yang Setuju Kesetaraan Gender = Feminis
Emma mengatakan banyak orang bertanya padanya apa definisi feminis sesungguhnya. Apa kata bintang film 'Noah' itu? "Pria menganggap itu adalah kata untuk wanita. Tapi sebenarnya ketika kamu juga meyakini pentingnya kesetaraan dan ketika kamu berjuang untuk kesetaraan, sudah pasti kamu feminis. Maaf untuk mengatakan ini, kamu feminis, kamu feminis," ujarnya.

6. Wanita Bisa Jadi Apapun yang Mereka Mau
Dalam tanya jawab di Facebook ini Emma juga menyampaikan satu pesan yang mendalam untuk seluruh wanita di dunia. "Jangan biarkan siapapun memberitahukanmu apa yang boleh dan tidak boleh lakukan atau apa yang tidak bisa kamu raih. Pokoknya jangan biarkan hal itu. Karena itu sangat salah. Jadilah apapun yang kamu inginkan dan buktikan bahwa mereka salah," tegasnya.

Sumber : Detik.com

Karya : Ida Nafila