KATA PAMIT

Ishak MPI
Karya Ishak MPI Kategori Puisi
dipublikasikan 11 Maret 2016
KATA PAMIT

Tidak ada kata pamit dalam pikiranku.

Pamit seakan membuat perpisahan antara kita. Dan aku tak menginginkan hal itu.

Kita tak pernah berpisah, kita satu dalam jiwa.

Kita bagai awan dan hujan atau dua sisi mata uang.

Pertemuan kita pun tak pernah direncanakan, semua terjadi mengikuti garis takdir.

Maka aku pun tak ingin berpisah yang direncanakan.

Perpisahan tidaklah mendatangkan rindu. Sebab penyatuan itu sendiri adalah kerinduan.

Perpisahan tidaklah mendatangkan kedamaian. Sebab penyatuan itu sendiri adalah kedamaian.

Perpisahan tidaklah mendatangkan ketenangan. Sebab penyatuan itu sendiri adalah ketenangan.

Individu itu hanya ilusi.

Harusnya pertemuan kita adalah ?Salam? keselamatan.

Kepergian pun adalah ?Salam?.

Pergi bukan berarti berpisah. Sebab kita selalu bertemu dalam rindu, damai, dan tenang.

Kita tak pernah berpisah dalam pikiran, jiwa, dan raga.

Balut semuanya jadi satu. Satu ikatan sosial yang mesra.
Buang basa-basi dunia.

Itu hanyalah kotoran yang menjijikkan.

Yang kita butuhkan adalah kejujuran. Jujur kalau kita adalah satu.??

?

  • view 256