Wahyu Muhammad

Ishak MPI
Karya Ishak MPI Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 31 Januari 2016
Wahyu Muhammad

Wahyu Muhammad

??????????????? Ada kalanya waktu akan berbicara dengan caranya sendiri. Waktu punya cara sendiri tuk membawamu ke tempat yang aman dan menyenangkan. Tak harus dengan impian di pikiran yang jernih. Tak juga mesti harus sesuai dengan keinginan dan kata hati. Ada takdir dalam dimensi waktu. Maka waktu selalu bersesuai dengan takdir. Dan mungkin itu yang membawamu ke cerita yang lain ketika engkau bermimpi tuk mewujudkan mimpi, keinginan, dan cita-cita ?Hokage?mu itu di puncak masa muda yang punya ribuan ide nan cemerlang. Mempersatukan segelintir orang yang berselisih akan tingginya ego individu yang membabi buta.

??????????? Kata ?Pengandaian? mungkin masih terngiang tiada henti di sudut pikirmu. Mengandaikan smua impianmu tempo hari itu. Kata ?Seandainya? dan ?Jika? ada kata yang dominan dari semua kalimat dan pernyataanmu.Tapi kata itu tidak boleh mendominasi lagi sebab ia tidak berguna. Sudah saatnya kau menggantinya dengan kata impian baru di kehidupan yang baru dan juga menantangmu dari segala aspek sisi kehidupan.

??????????? Seperti namamu ?Wahyu?. Kata Pernikahan, ibarat wahyu yang harus disampaikan segera untukmu. Dan kata itu adalah pertanda kalau misi kehidupanmu tempo hari telah usai. Impian ?Hokage?mu mesti dipindahkan dan tak mesti diwujudkan di tempat itu. Dan itu artinya ada tempat lain di mana smua orang mendukung dan mendoakanmu menjadi ?Hokage?.

??????????? Kata SUPERNOVA, Pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan. Tapi kamu juga harus menikah dengan semua keluarga perempuanmu. Sudah saatnya kamu menikmati surge yang dulu tak pernah kau inginkan apalagi kau rindukan secepat itu. Takdir dan ketentuan adalah pilihan pribadi. Tapi tidak berhenti sebatas itu. Sebab terkadang takdir dipilihkan oleh orang lain. Yang lebih dewasa, bijak, dan mengerti arti hidup dan kehidupan. Dan bila engkau mengikutinya maka ia akan menjadi kompas di kehidupanmu.

??????????? Saatnya kamu menjadikan perempuanmu sebagai sekolah yang akan menciptakan generasi yang gemilang. Dan kelak mendidik anakmu dengan didikan Muhammad, yang juga bagian dari namamu.

??????????? Ini semua hanyalah tentang kesempatan, pilihan dan takdir. Tapi nikmati sajalah?.

?

  • view 113