PEMULUNG CILIK

Ishak MPI
Karya Ishak MPI Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 11 Mei 2016
PEMULUNG CILIK

Wajah yang tak lagi secerah

Sejak pertama kau dilahirkan

Membawa kabar gembira tuk sebuah kasih sayang

Membawa harapan hidup selangkah ke depan demi orang tua…

 

Wajah kini kusam di terpa terik matahari

Yang setiap hari mengikis kulit mulus di tubuhmu

di umur yang harusnya kau memegang buku dan pulpen

Berjuang tuk meraih tetesan ilmu dan dibawa ke dalam lubuk hati yang paling dalam

Yang tak termakan waktu dan zaman…

 

Tapi semua itu hanyalah angan-angan

Sebab kau telah merelakan cita hidup itu

Bagimu hidup hari ini hanya tuk mencari sesuap nasi

Dari botol bekas, gelas-gelas plastik minuman, dan kardus-kardus makanan ringan

Bagimu tiada hari tanpa karung yang tersamping di pundak dan dipenuhi barang bekas

Bagimu perjuang hidup adalah perjuangan melangsungkan hidup hari ini dan esok…

 

Terik matahari bukan penghalang bagimu

Apalagi kalau Cuma hujan

Tubuhmu cukup kuat tuk dua perkara yang memang sepele itu

Derita Hidup ini telah membuatmu dewasa sebelum waktunya

 

Caci maki dari mereka yang berdompet tebal ibarat doa dan nyanyian penghibur dukamu

Duka yang sangat dalam, duka yang ditelantarkan oleh kehidupan yang tak kenal lagi kata peduli dengan orang sepertimu

Duhai kau pemulung cilik yang mengenakan kerudung lusuh dan berbau…

 

25 Maret 2016

  • view 198