Panggung Kemunafikan

Ishak MPI
Karya Ishak MPI Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 11 Mei 2016
Panggung Kemunafikan

Bicara, Bicaralah

Takkan ada yang mau membungkam mulutmu

Sebab ucapmu layaknya fatwa

Sayang, tak berisi

Gonggongan anjing lebih menakutkan

Itu artinya ….

Entah berapa ribu kata yang terlontar

Tapi apa jadinya jika itu lagi-lagi dusta

Adakah kejujuran dalam kata bagi wakil rakyat?

Ataukah dusta sudah menjadi ajang perlombaan retoris baginya?

Barangkali …. Itu salah satunya

Lomba korupsi, manipulasi, penyelewengan, jauh lebih menarik

Bahasa dan kata menjadi hiasan paling indah

Dimainkan oleh bibir yang lihai meliuk ke sana ke mari

Menari di wajah yang nanar mengundang para pencari berita

Siapa? Siapakah dirimu yang memakai jubah wakil rakyat?

Jangan, jangan …

Tapi kau sangat layak berada di panggung kemanufikan

Mengambil salah satu peran Sarvara

Tapi tunggu dulu
Mulutmu yang lincah akan diam berkata-kata

Setelah terhunus oleh lidahmu yang tajam

Dan terkubur dalam jeruji besi bertahun-bertahun…

 

 

April 2016

  • view 102