SANGKAR INTELEKTUAL

Ishak MPI
Karya Ishak MPI Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 11 Mei 2016
SANGKAR INTELEKTUAL

Identitas intelektual

Kebanggaan para pelancong keilmuan

Menepi bersama kopi dan buku

Atau menepi di warung kopi

Membahasakan cinta dan wanita menjadi santapan yang nikmat

Pemuas dahaga dan keinginan rasa yang membutakan

Kritik, kritis, saran, diskusi dan kajian bukanlah kebutuhan

Bahasa apologi adalah senjata, tapi tidak mematikan

Intelektual yang ditelan zaman

Hamper mati bersama hedonisme, dikurung dan diikat oleh modernitas

Tidak bisa lagi membedakan realitas dan dunia maya, hyperreality

Memajang wajah yang sama dengan pakaian lusuh bak pelangi di siang bolong

Bermimpi membawa perubahan tuk Negara tercinta

Tapi lupa kalau tidak semudah membalikkan telapak tangan

Kembalilah perjelas indentitas intelektual yang diembang

Intelektual dalam sangkar memang disayangkan

Tak mampu menjadi solusi bagi jati diri

Agenda perubahan sosial hanya tinggal di angan-angan

Cermin identitas mungkin telah mengecil

Sehingga wajah yang digerogoti oleh modernitas tak lagi terlihat

Mau mati bersama hedonisme ataukah kembali memurnikan identitas yang bukan sekedar apologi

Akan masih menjadi keniscayaan…

 

20 April 2016

 

  • view 84