Part 3: Belagak Senior

Abdullah Ibnu Jharkasih
Karya Abdullah Ibnu Jharkasih Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 15 Maret 2016
Serial Rajul Sang Petualang

Serial Rajul Sang Petualang


Ini adalah proyek menulis cerita serial yang akan terbagi ke dalam 40 part. Untuk sementara ini judul yang terfikirkan adalah "Rajul Sang Petualang". Tentang apakah sebenarnya serial ini bercerita?

Kategori Acak

346 Hak Cipta Terlindungi
Part 3: Belagak Senior

Serial Rajul Sang Petualang : part 3

Hari ini hari pertama kuliah. Rajul, sebagai seorang mahasiswa baru dan pencinta MTV Indosiar, saat pergi kuliah tidak hanya sekedar pergi kuliah. Saat berjalan, dia selalu mengedarkan pandangan ke segala arah untuk mengintai setiap keadaan. Barangkali ada moment yang menarik yang bisa dieksploitasi dan diambil manfaatnya semaksimal mungkin. AHA! Akhirnya dia pun melihat kesempatan itu, ke kampus dengan naik odong-odong. Universitas Padajarang memang menyediakan odong-odong, semacam bus gandeng tanpa jendela, gratis sebagai sarana transportasi bagi mahasiswa yang ingin menuju gedung kuliahnya yang agak jauh.

Ketika berada di atas odong-odong, kebetulan sekali Rajul duduk berhadap-hadapan dengan seorang mahasiswi. Dari penampilannya sih, sepertinya dia juga maba (mahasiswai baru). Dia memakai seragam SMA dengan rambut dikucir dengan pita warna-warni. Langsung deh Rajul memainkan adegan MTV yang sering ditontonnya itu.

?Eh, lu anak sma ngapain di sini??, dengan acting yang maksimal dia beranikan mengatakan kalimat yang? luar biasa frontal itu. Gayung bersambut, mahasiswi yang diajak bicara itu pun menanggapi dengan sewot.

?Gue maksud lo? Lo kira ngapain gue di sini. Gue mahasiswa lah!?.

Tanggapan itu seolah membawa angin segar bagi Rajul. Biasanya kan kalau di MTV emang berantem dulu, hingga akhirnya jadi teman dekat, daaan,, . pikiran itu pun melintas sehingga membuat Rajul tersenyum-senyum sendiri kaya orang gila. Namun ekspresi senyum yang ditampaknya di bibirnya saat itu adalah senyum meremehkan.

?Eh, lo gila ya? Lo ga kenal juga, ngomongnya malah asal samber. Gila lo?, kata si cewek dengan pandangan sewot ke pada Rajul. Sambil sejenak terdiam Rajul pun menganalisis apa yang ada di dalam pikirannya cewek yang sedang diajaknya berbicara itu, ?Ini cewek maba tapi kok bisa kurang ajar gini ya? Gue tebak dia pasti anak manja yang kurang kasih sayang nih, pasti gara-gara anak orang kaya, atau orang tuanya dosen di kampus ini. Walaupun tomboy, tapi kayanya lemah dan penakut. Keliatan sekali dia sebenarnya juga tidak suka dengan penampilannya hari itu?. Hingga akhirnya odong-odongpun berhenti di depan Gedung jurusan Komunikasi Fiktif. Analisis di pikirannya selesai dan Rajul pun turun sambil meninggalkan pesan ancaman kepada si cewek tadi.

?Awas ya lu nanti. Lu belum diospek sih lu. Awas aja nanti.?, sambil meninggalkan senyum kemenangan, Rajul pun beranjak keluar dari odong-odong. Terlihat perbedaan raut wajah pada cewek tadi dari yang awalnya songong, sekarang terlihat agak cemas. Rajul tertawa meninggalkannya.

Seiringan dengan itu si Cewek tadi ternyata juga turun di tempat yang sama dengan Rajul. Ternyata dia juga adalah mahasiswa baru Jurusan Komunikasi Fiktif.

?Mampus gue!?, bisiknya kemudian menggerutu.

Bersambung.

  • view 130