Dia Begitu Sebentar

ibbahh kiranavh
Karya ibbahh kiranavh Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 Februari 2016
Dia Begitu Sebentar

26 Februari 2016 04:30 a.m (pulangmu)

Muh. Awwal Khair...

Belum genap setahun, kita bahkan belum bersua untuk kali ke dua

aku selalu merindukan bagaimana menjagamu setiap pagi ketika orang di rumah terlalu sibuk, menemani tidur lelapmu, dan menemani mainmu yang pada kenyataannya akulah yang bermain sendiri. Aku selalu mengajakmu berbicara kamu membalasku dengan hal-hal yang tidak pernah kumengerti, aku bahkan sering menyanyikanmu dengan suara tidak merdu yang kupunya, kamu hanya diam entah suka entah tidak. aku tida tahu.

 

Maret belum menyapa, aku telah merencanakan untuk menyusun bahagia di penghujungnya, perayaan 1 tahunmu dengan Hadirmu

namun hari ini mengurungkankan segalanya. tapi bukankah kita harus selalu bahagia, semisteri apa pun sebuah takdir yang telah tertulis ?

 

Lahirmu aku tak ada, pergimu pun aku tak di sana.

kamu bahagia yang pernah ada. bahkan selalu ada sampai nanti.

 #merawatingatan

 

"Pada hakikatnya, kita tidak memliki apa-apa, sehingga tidak pantas untuk merasa kehilangan"

berusaha memahaminya dengan baik

  • view 88