Citra, Pencitraan dan Cara Membangunnya

Ibad Nafisah
Karya Ibad Nafisah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 29 Februari 2016
Citra, Pencitraan dan Cara Membangunnya

Zaman sekarang membangun sebuah citra itu amatlah mudah,

sering-sering saja posting di Social Media tentang hal yang baik dan sifat-sifat baik kamu,

Pasti gak sampai 1 bulan follower atau temanmu akan banyak.

akan banyak orang yang memuja-muja kamu.

itulah pencitraan.

sedangkan dahulu, sebelum ada itu semua...

Gak bisa dibayangkan bagaimana cara membangun citra,

pasti butuh waktu berkali lipat untuk membangun itu.

Karena dahulu perlu 1000 orang yang berbicara dari mulut ke mulut,

belum lagi kalau yang berbicara ternyata bukan orang yang suka dengan kita,

atau mungkin iri, wah bukannya membangun citra yang ada hanyalah membuat neraka.

Karena kuping akan terasa panas dengan kabar miring dari orang lain yang pastinya sudah diberi bumbu.

Tergantung bumbunya, mau asin, manis, asam, atau pedas.

?

Perbedaannya citra yang dibangun orang-orang dahulu rasanya lebih tulus.

kenapa?

Karena waktunya lebih lama dan prosesnya lebih panjang,

setidaknya proses pencitraannya akan membuatnya merasa terbiasa dengan sikap baik tersebut.

?

So, kalau sekarang rasanya harus ?benar-benar memilih,

manakah orang yang tulus, manakah orang yang memang meliliki citra baik dan berasal dari keluarga baik.

ataukah hanya orang yang sedang melakukan pencitraan singkat.

?

Rasanya tidak adil kalau si "Citra" hanya jadi tameng atau topeng sementara.

dan itu hanya akan merusak nama "Citra" itu sendiri..

#SelfReminder

  • view 98