Pesan sederhana demi seuntai doa

Ibad Nafisah
Karya Ibad Nafisah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 18 Februari 2016
Pesan sederhana demi seuntai doa

Anakku, aku ingin mencintaimu seperti Tuhan mencintaiku,
Seperti Muhammad mencintai umatnya,
Namun aku sepertinya belum sanggup, aku hanya sanggup mencintaimu seperti seorang ibu mencintai anaknya,

Aku ingin selalu berada dekat denganmu sedekat Tuhan dalam Nadimu,
Namun rasanya aku tak sanggup menyainginya, karena aku hanya sanggup berada disampingmu sepanjang usiaku dan selama aku masih dapat bernafas.

Anakku, ingatlah pesanku,
Pesan seorang yang melahirkanmu, membesarkanmu dengan cinta, mencintaimu dengan hati.
Cinta yang paling abadi didunia ini, selain cintaku kepadamu adalah cinta Tuhanmu kepadamu Nak,
Karnanya aku selalu berusaha mengajarkanmu mencintaiNYA juga,
Karna ketika aku tak lagi bernyawa,
Tuhanmu akan selalu menjagamu dan memberikan yang terbaik kepadamu jauh lebih baik dari aku.

Percayalah Nak,
Tuhanmu takkan pernah tak menggubris doamu,
Setiap doamu akan dikabulkan dengan caraNYA.
Karna DIA paling mengerti kapan akan mengabulkan doamu.

Doamu akan hadir disaat kamu membutuhkannya,
Bukan saat kamu menginginkan, karnanya aku mengajarkanmu kesabaran.

Kadang Tuhan memberikan syarat atas doamu,
Seperti saat kamu meminta ice cream kepadaku,
Kamu harus sudah makan terlebih dahulu,
Kamu harus cuci tangan sebelumnya,
Dan kamu harus duduk baik saat menikmatinya,
DIA pun memberikan syarat yang sama,
Namun semuanya untuk kebaikknmu,
Bukan untuk NYA, karna DIA sudah memiliki segalanya.

Belajarlah Nak, belajarlah banyak hal tentang kehidupan.
Aku takkan pernah menuntutmu menjadi orang nomor 1 dikelasmu kelak,
Atau aku takkan pernah menuntutmu mendapat bintang paling banyak di taman bermainmu,
Namun aku akan menuntutmu ketika kau melupakan ibadahmu Nak,
Karna aku hanya butuh doamu kelak,
Doa Anak sholeh yang selalu memberiku kesejukan ketika aku tak lagi bernyawa.

Ingatlah pesanku ini Nak,
Pesan sederhana demi seuntai doa setiap hari..

  • view 293