Sana Pergi yang Jauh

intan puspita sari
Karya intan puspita sari Kategori Motivasi
dipublikasikan 20 Januari 2017
Sana Pergi yang Jauh

Sana, pergi yang jauh. Kejar terus mimpimu. Sibuk saja sama duniamu. Toh yang bikin aku jatuh cinta adalah ambisi-ambisimu, caramu memperjuangkan yang kamu mau, juga caramu komit sama visimu. Cuekmu yang cool, heningmu yang mendamaikan, bicaramu yang bermutu, optimismu yang nggak ketulungan, cara pikirmu yang nggak lazim, kinerja tangan dan otakmu yang multifungsi menghasilkan sesuatu, bahkan autismu sama hobimu, itu selalu spesial. Tanpa itu, duniamu tak akan semenarik itu untuk kucari tahu. sungguh menyenangkan bisa menyelami mimpimu dari kejauhan.

Ah, kamu benar-benar laut yang tenang di permukaan, tapi kedalamannya mampu membuatku tercengang. Benarlah bahwa kamu adalah paket komplit karakter keenan, ale, dan emerald, dalam versi yang nyata.
 
Sana, pergi yang jauh. Perjuangkan apapun yang menjadi inginmu. Aku selalu menjadi salah satu yang mengaamiinkan doamu, sembari menyemogakan barangkali suatu waktu aku yang menjadi visimu.
 
Sana, pergi terus yang jauh. Sampai aku lupa kalo aku (lagi) nunggu kamu.
 
Sana, pergi yang jauh. Jarak yang semakin jauh akan membantu banyak dalam mengkondisikan ketakstabilan batin. Juga menjelaskan ketiadaan esensi rindu bagi diriku. Apalagi bagimu.
 
Sana, pergi yang jauh. Kalau toh nanti takdir mencipta temu. Aku jadi bisa bercerita pada banyak manusia, kalau kedekatan fisik tak selalu berkorelasi positif dengan sebuah kata yang mereka sebut jodoh.
 
Sana pergi yang jauh. Langkah masing-masing kita akan menjadi tolak ukur kesetaraan, kekufuan, atau apapun sebagai indikator kelayakan satu sama lain untuk disandingkan.
 
Sana, pergi yang jauh. Agar tiada peluang bagiku untuk mengabaikan kehormatan perasaan. Lalu menggoyahkan prinsip-prinsip yang terlanjur kupegang.
 
Sana, pergi lagi yang jauuhh..