Aku, Ayah, dan Pesisir

intan puspita sari
Karya intan puspita sari Kategori Puisi
dipublikasikan 26 Mei 2016
Aku, Ayah, dan Pesisir

Boleh kusebut kau pesisir, Yah?

Penyambut dan pelepas pulang dan perginya kami, lautmu, putra-putrimu.

Tak peduli, kami datang sebagai gelombang yang menerjang.

Atau kami pergi dengan basah membekas pada pasirmu,

kau selalu bersedia menjadi tempat untuk pulang yang menentramkan.

Kau, pesisir yang membebaskan kami, lautmu, mengikuti yang kami mau.

Menatap penuh harap, menunggu suatu masa kami datang sebagai gelombang segagah itu.

 

Atau boleh aku yang menjadi pesisir, Yah?

Untuk menjadi saksi kerja kerasmu.

Bersama pagi yang mengantarmu menuju laut,

mencipta asa: membawa pulang bahagia lewat ikan yang kau bawa ke rumah.

Aku juga akan tetap sebagai pesisir hingga sore menjelang, bahkan malam.

Terpenting aku bisa di sana menyambutmu kembali dari laut dengan jaring bermuatan.

Untuk tersenyum, telah dianugrahkan seorang ayah penakluk lautan.

 

picture taken by Roby Surya Rusmana #PesisirBarat #Lampung #Indonesia

  • view 127