Jejak Sajak yang Berserak

Huriyatul Jannah
Karya Huriyatul Jannah Kategori Puisi
dipublikasikan 09 September 2017
Jejak Sajak yang Berserak

Tentang Pertemuan

Kamu tahu? Aku juga kamu mungkin tak pernah meminta dipertemukan seperti sekarang. Tapi, aku percaya sebagian dari episode kita adalah jawaban dari do'a yang sama-sama dilangitkan. Tak perlu lah aku menuntut lebih darimu.. Karena perjalanan singkat di dunia ini, adalah bekal untuk perjalanan terpanjang nanti.

Boleh aku minta padamu 1 hal? Tolong jangan biarkan aku sendirian dan bimbinglah aku untuk selalu tegar di atas jalan ini. Jalan para pejuang syurga, yang berlomba dalam kebaikan menujuNya. Agar kelak semoga kita dipersatukan lagi disana.

Terakhir, boleh aku memeluk erat rindu ini? Semoga Allah memberi keberkahan dalam pertemuan ini. dan aku tak akan berhenti melangitkan do'a-do'a untuk kebaikan kita bersama.

menjelang ashar 14.20

.

Jejak Samar Kaki-kaki Senja

Senja, aku ingin bercerita tentang sebuah asa dan resah.. bahwa untuk kesekian kalinya, tak menentu debar ini untuk apa. Seindah menghadapimu yang menyejukkan dan melihatmu tenggelam perlahan. Samar-samar siluetmu kembali ke peraduan. Meninggalkan jejak-jejak kaki jingga disana.

Maaf senja, aku menyembunyikan keindahanmu di balik serumpun kata yang tak begitu indah. Mengartikan debar ini, hampir sama dengan menantimu. Hingga menunggumu datang ke ufuk sana lebih aku sukai.

Semoga esok lusa kau datang, lebih segera dari biasa. Lebih pasti dari janji, dan lebih lama dari do'a

 syuruq 5.54

.

Sedemikian Menjaga

Pada pagi yang bersahaja, dia bersimpuh melantunkan do'a dalam hiruk pikuk nafasnya. Seraya meminta restu untuk setiap kebaikan dan keberkahannya. Terima kasih, telah menjaga kesabaran dalam diamnya.

Meski aku tau dan sadar bahwa setiap kita adalah manusia biasa. Salah dan lupa adalah fitrahnya, terlebih syaitan dan segala tipu daya

Maka bertaqwa lah kepada Allah, agar tak salah do'a dan langkah. Semoga selalu diistiqomahkan dalam meniti jalan Tuhan. Sedemikian aku haturkan, semoga lekas disegerakan pada temu dan kemantapan

Duha 7.15

_Huriyatul Jannah_

  • view 60