Seberkas Letupan Ingatan

Huriyatul Jannah
Karya Huriyatul Jannah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 09 September 2017
Seberkas Letupan Ingatan

 Setiap kali ada kata pertemuan, pasti berujung pada kata perpisahan. Aku dan kamu mungkin tak pernah menyangka bahwa kita akan dipertemukan dan diperjalankan bersama di jalan dakwah ini. Boleh jadi hadirmu adalah jawaban dari do’a-do’a yang selalu ku semogakan. Karena kata orang, kebaikan dan keburukan itu sama saja dalam hal komunitasnya. Maka aku memilih sisi yang baik, lalu aku dan kamu pun bertemu. Iya, kita bisa menjadi kuat karena tetap dalam barisan dan kokoh dalam lingkaran.

Sahabat, jika selama aku mengenalmu yang ku ingat adalah setiap hal baik dalam dirimu, maka aku percaya, kau pun akan mengingatku dengan cara yang sama. Mari sejenak kita renungkan sahabat, apa aku pernah menyakiti hatimu? Apa aku pernah berbuat kasar padamu? Apa aku pernah marah padamu? Jika pernah dan bahkan sering, maka ku mohon maafkanlah. Pun begitu sebaliknya. Jika ada ucap dan perbuatanmu yang pernah aku prasangka-kan buruk, maka insyaa Allah aku maafkan.

Rahangku mengeras, mengingat perjalanan panjang kita yang berliku. Aku juga kamu sama-sama tahu, bahwa tak mudah menyatukan dua pemikiran yang tak sejalan. Tapi aku juga kamu pun sama-sama paham, begitulah hakikat keberagaman. Pelangi itu indah, tapi hal hebat dibaliknya, mungkin seringkali dirutuki orang. Ya, adalah usai hujan itu menjadi jembatan terciptanya pelangi yang indah. Tapi kita sama-sama tidak mau terus menerus kuyup dalam basahnya hujan. Setidaknya kita harus menyediakan payung, atau pelindung yang bisa menghindari kuyupnya hujan.

*ini belum selesai

  • view 40