The Great Masjid of Cairo

Hudzaifah Nuh
Karya Hudzaifah Nuh Kategori Sejarah
dipublikasikan 11 April 2016
Egyptology

Egyptology


Hidden secret of Egypt

Kategori Acak

507 Hak Cipta Terlindungi
The Great Masjid of Cairo

Masjid Ibnu Thulun

Masjid ini dibangun oleh Ahmad Ibn Tulun (berkuasa tahun 868–884 ) pada tahun 876M dan selesai dibangun tahun 879M. Ahmad Ibn Tulun yang dikenal sebagai pendiri Dinasti Tulun di Mesir, merupakan putra dari seorang budak semasa pemerintahan Khalifah Alma’mun dari dinasti Abbasiah, Dia lahir di Baghdad Irak pada bulan Ramadhan 200H (September 835M). Dia dikirim ke Mesir tahun 868 sebagai gubernur Al-Fustat, Dalam dua tahun dia menjadi Gubernur bagi seluruh negeri Mesir menggantikan ayah angkatnya yang wafat pada tahun 870M.

Masjid Ibnu Tulun keseluruhannya seluas 2,6 hektare. (Ukuran yang jauh lebih luas dari satu lapangan sepak bola) Dengan dimensi 162m x 162 m. sedangkan bangunan masjid nya sendiri berukutan 140m x 116m, Ukuran tersebut sudah termasuk pelataran masjid di bagian tengah seukuran 90m x 90m. dengan ukuran sebesar itu masjid Ibnu Tulun ini setara dalam luasnya dengan Masjid Agung Damaskus yang dibangun dimasa Khekhalifahan Bani Umayyah di Syria.

Secara kasat mata masjid Ibnu Tulun mencerminkan arsitektural Samarra, kampung halaman Ahmad Ibnu Tulun di Irak. Reka bentuk hingga bentangan masjid ini sangat mirip dengan masjid agung Samarra yang kini tinggal puing dan tidak difungsikan lagi. Bahkan bangunan menara pertama masjid Ibnu Tulun inipun dibangun dalam bentuk spiral seperti bangunan menara pada Masjid Agung Kota Samarra, Irak. Sebelum kemudian mengalami perubahan bentuk setelah beberapa kali renovasi oleh para penguasa setelah dia.

Keseluruhan bangunan masjid dibangun menggunakan bata merah yang kemudian diperindah dengan ukiran lapisan plester semen, ukiran dalam bentuk yang berliku liku dengan atap ditopang oleh arcade diatas pilar pilar besar. Menara batu berbentuk spiral di bagian tengah masjid dengan Mabkhara finial (bentuk kubah bertulang di atas struktur octagonal) dibangun oleh ulang oleh Sultan Lajin tahun 1296.