Bekas

Heru Rahmat Mulyadi
Karya Heru Rahmat Mulyadi Kategori Puisi
dipublikasikan 17 Juni 2016
Bekas

Meniti tasbih dalam malam kelam

Menitikan air mata pualam

Membisikkan suara timbul tenggelam

Meski hanya ditemani ruangan merah padam

 

Berfikir tentang diri sendiri

Apa pula ia bisa hidup

Hanya dengan bekal seadanya

Tanpa persiapan matang

 

Lambat laun sorban putih

Yang melekat di lehernya lembab

Saking derasnya air mata

Jebol seketika dalam lamunan masa lalunya

 

Meski kini hidupnya telah berubah

Namun tetap membekas

Apa yang telah menghantarkannya

Pada dunia maya penuh tabir surya

 

Bandung, 29 Maret 2012

  • view 74