Belajar itu Bukan Hanya Bangku Sekolah

Ntan Home Craft
Karya Ntan Home Craft  Kategori Budaya
dipublikasikan 02 Juni 2016
Belajar itu Bukan Hanya Bangku Sekolah

Aku hanya manusia biasa yang selalu melakukan kesalahan sengaja maupun tidak disengaja. Aku ini hanyalah manusia yang selalu mengikuti kata hati dan mengalir begitu saja seperti air. Banyak orang yang menghinaku karena keanehanku, banyak cacian karena aku tidak sepadan dengan mereka yang merasa mereka adalah orang hebat. 

Haaah... Munafik sekali jika mereka berada di depanku. Mereka selalu manis, tapi dibelakangku mereka terlalu busuk. Aku tidak pernah ingin mendengar omongan yang tak seharusnya aku dengar. Jika mereka memang merasa paling hebat apa yang pernah kalian hasilkan? 

Aku berusaha untuk mengerti diriku sendiri sebelum aku mengerti hati seseorang. Aku belajar untuk mengenal diri aku sendiri sebelum aku belajar mengenal orang lain. Aku memiliki prinsip hidup itu untuk belajar. 

Aku manusia paling bodoh jika masalah pendidikan. Tapi, aku selalu belajar diluar pendidikan. Mencoba memahami apa yang aku inginkan dalam hidup ini. Apakah hidup ini untuk pendidikan saja? Aku pasti aku jawab "Tidak". Karena belajar diluar pendidikan itulah yang buat kita membuka wawasan dunia luar pendidikan. Belajar mengenal arti seni, dan aku menikmati itu. 

Yaa... Aku merajut pun masih belajar dan aku mengasahnya. Mungkin orang bertanya "kenapa aku suka merajut?" jawabannya mudah "karena semua itu kita mengasah potensi yang kita miliki". Belajar itu bukan hanya di sekolah saja. Belajar mengenal potensi apa yang kita miliki.

Apakah dulu saya suka merajut? Tentu jawabannya tidak. Tetapi aku selalu dicekokin oleh ibu untuk melihat beliau mengerjakan rajut maka dari situ aku merasa penasaran. Dan disitu modal nekat saja aku belajar. Awalnya ibu melarang aku mengenal rajutan karena akan mengganggu sekolah. Aku hanya melihat, memahami, dan mencermati. Ternyata aku tertarik oleh dunia rajutan.

Haaah... Sekarang aku ingin mengeluti dunia yang buat aku mengerti arti kesabaran, ketelitian dan kearifan. Tetap saja aku dihina dan dicaci karena aku mengerjakan hal yang mungkin orang belum tentu bisa. Mereka merendahkanku apa yang aku sukai itu tidak bearti. Janganlah menilai pekerjaan seseorang dari apapun. Coba dilihat terlebih dahulu, kalau perlu dicoba. 

Terkadang sedih jika hobi menjadi dunia kita tetapi direndahkan karena tidak ada manfaatnya. Mungkin sekarang tidak ada manfaatnya, suatu hari nanti akan menjadi manfaat untuk diri kita dan untuk orang lain. Dan sudah aku tunjukan itu. Aku tidak pernah minta sepersen pun buat mereka yang merehkanku dengam hasil karyaku. Aku kasih dengan ketulusan aku untuk kalian yang telah meremehkanku. Aku masih banyak belajar dan aku tidak akan berhenti belajar untuk dunia dan hobiku.

  • view 180