Panggil aku orang bodoh

Hilda Larasati
Karya Hilda Larasati Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 09 September 2016
Panggil aku orang bodoh

Ada yang pernah bilang, kalau kita menganggap orang lain itu sahabat namun orang tersebut tidak menganggap kita sahabat berarti namanya bukan sahabat.  Ada pula yang bilang menjadi sahabat itu bukan janjian, namun proses, proses berjalannya waktu.

Mungkin aku terlalu sibuk untuk mendapatkan kata sahabat dari salah seorang teman sehingga membuatku melupakan banyak sahabatku. Dan mungkin itu merupakan sikap bodohku.

Mungkin aku terlalu sibuk menganggapmu sahabat dan teman terdekatku namun aku tak pernah tahu kau menganggapku seperti itu bukan. Mungkin sikap bodohku.

Dan mungkin aku terlalu sibuk untuk mengajakmu berjumpa denganku namun tak sering kau luangkan waktumu, hanya sebuah telepon genggamlah yang mungkin dengan terpaksa membuat kita terus akan komunikasi. 

Dan apakah kita bisa disebut dengan kata sahabat ? Ketika ingin berjumpa namun ada saja yang membuat kita tak bisa berjumpa atau memang itu hanya sebuah alasan ? Aahh memang kata sahabat itu bukan hanya dari seringnya berjumpa namun seringnya komunikasi dan hadirkan ia dalam doa, iya katanya namun apa salah jikalau ingin berjumpa ?

Sikap bodohku sudah terlalu banyak, aku memang bukan teman yang penting untuknya karena kalau aku masuk salah satu daftar teman terpenting pasti akan disempatkan waktu.

Bodoh sekali memang aku, masih menunggu dalam ruang tunggu berharap ia mau berjumpa denganku atau menganggapku temannya yang penting ? 

Panggil saja aku orang bodoh, bodoh karena masih menunggu padahal yang ditunggu pun tak pernah mencariku.

  • view 210