Belajar dari Anies Baswedan

Hilman Kamilatu
Karya Hilman Kamilatu Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 27 Januari 2016
Belajar dari Anies Baswedan

SEBUAH FEATURE

BELAJAR DARI ANIES BASWEDAN

Oleh: Hilman Taufik


Sejak 2009, gerakan Indonesia mengajar telah membawa mimpi agar Indonesia dipenuhi pemimpin baru yang memiliki kompetensi kelas dunia, dengan pemahaman akar rumpu. Mantan ketua senat Universitas Gadjah Mada ini menggenggam sederet penghargaan dan? beasiswa. Pertama, ia pernah mendapatkan beasiswa dari Wiliam P. Cole III Fellowship dari School of Public Policy, dari Universitas Maryland. Kedua, ASEAN Student Awards Program dari USAID. Ketiga, Gerald S. Maryanov Fellow dari Northern Illionis University.??Yang menarik dari anak muda itu adalah kebaruannya. Maka ia tidak menawarkan masa lalu. Anak muda menawarkan masa depan ?.? kutipan ini saya temukan di salah satu kolom inspirasi yang terdapat pada situs resmi? Anies Baswedan. Setiap baris kata yang di ucapkannya seolah menjadi sihir bagi siapa saja yang membacanya. Anies, biasa ia di panggil, dialah rektor termuda yang pernah ada di Indonesia. Sejak itu usianya 38 tahun memimpin Universitas Paramadina yang sebelumnya di pimpin oleh Shohibul Iman. Beliau adalah penggagas Indonesia mengajar, menempatkan anak muda yang berdedikasi tinggi sebagai pengajar? di pelosok nusantara.

Tak hanya itu, majalah Foreign Policy mencatat cucu dari Abdurrahman Baswedan sebagai top 100 public intellectuals satu-satunya figur asal Indonesia dan asia tenggara. Kemdian di tempatkan sebagai salah satu dari 500 orang di seluruh dunia sebagai muslim berpengaruh oleh Royal Islamic Centre, Yordania.

Anies dilahirkan di kuningan, Jawa Barat pada tanggal 7 Mei 1969 dari pasangan Rasyid Baswedan dan Aliyah Rasyid. Anies mulai mengenyam bangku pendidikan pada usia 5 tahun. Saat itu, ia bersekolah di TK Masjid Syuhada. Menginjak usia enam tahun, Anies masuk SD laboratory, Yogyakarta. Setelah lulus SD,? Anies diterima di SMP 5 Yogyakarta dan melanjutkan di sekolah SMA negeri 2 Yogyakarta.

Selalu banyak ide gagasan menarik yang lahir dari seorang Ayah empat anak ini. salah satunya adalah tentang tenun kebangsaan. Ia menganggap bahwa filosofi hidup orang Indonesia adalah sesuatu yang luar biasa. Menurut Anies Baswedan, republik ini dirancang untuk melindungi setiap waga negara. Ia mengilustrasikan republik ini sebagai sebuah tenun kebangsaan yang dirajut dari kebinekaan suku, adat, agama, keyakinan, bangsa, geografis yang sangat unik.

  • view 310