Cara Mengatasi Batuk Pada Anak Dan Bayi

Ibrahim Khodir
Karya Ibrahim Khodir Kategori Project
dipublikasikan 05 Mei 2018
Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan


Artikel kesehatan untuk tubuh

Kategori Acak

40 Hak Cipta Terlindungi
Cara Mengatasi Batuk Pada Anak Dan Bayi

Mengatasi batuk pada bayi dan balita tidak bisa hanya dengan memberikan obat batuk bebas yang gampang diperoleh pada toko obat atau apotik.  Cari tahu obat batuk seperti apa yang tepat untuk buah hati anda disini.

Batuk merupakan bentuk respon sistem imun tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari saluran pernafasan pada tubuh. Mengobati batuk baik itu pada bayi maupun balita dengan memberikan obat batuk biasa sangat tidak dianjurkan sampai anak berusia enam tahun. Meskipun aman untuk orang dewasa, obat batuk yang biasa anda minum dapat menyebabkan efek samping yang dapat membahayakan nyawa anak.

Hal lain yang harus diperhatikan sebelum merawat anak yang sedang batuk yaitu dengan mengetahui dahulu gejala serta jenis batuk yang menyerangnya, apakah batuk kering atau basah. Beberapa masalah kesehatan yang dapat mengakibatkan batuk kering antara lain pilek, flu, batuk rejan dan croup. Kemudian batuk basah yang disertai sesak nafas dapat diakibatkan oleh pneumonia

Batuk yang menyerang bayi biasanya adalah batuk kering yang terasa sangat menganggu pada dada serta merupakan gejala dari pilek atau flu.  Batuk yang disertai bunyi mengi dapat juga adalah gejala asma atau bronkiolitis. Walaupun hal ini sangat jarang terjadi kepada anak yang memiliki usia dibawah 2 tahun, asma dapat menyerang si kecil  apabila pada orang tua ada riwayat asma maupun apabila dia pernah terserang alergi ketika masih bayi.

Batuk akan dialami oleh sang anak paling tidak delapan kali pada tahun pertama hidupnya, sebab sistem imunitas pada tubuhnya masih berkembang.Batuk umumnya juga disertai dengan demam, radang tenggorokan, hidung tersumbat atau ingus, mta merah, nafsu makan yang menurun serta pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketik maupun dibelakang kepala.  Gejala-gejala ini yang nantinya dapat membuat anak menjadi lebih rewel dan sensitif daripada biasanya, sebab si kecil akan berusaha  menghilangkan rasa gatal pada tenggorokan atau lendir dari paru-parunya. Batuk lendir dengan warna  kuning atau hijau adalah tanda jika adanya infeksi bakteri di saluran pernafasan. Keadaan ini harus diatasi dengan antibiotik sesuai dengan anjuran dokter

Cara Mengatasi Batuk pada Bayi yang Aman

Sebagai orang tua memang sangat berat melihat sang buah hati begitu menderita dan sangat ingin sekali supaya si kecil untuk cepat kembali sehat dan ceria. Kemudian, bagaimana caranya mengatasi  batuk pada bayi dan balita tanpa menggunakan obat batuk? Selain asupan cairan diperbanyak (Asi, Air Putih, Sup atau Jus Hangat), untuk bayi dengan usia kurang dari 6 bulan, berikan ASI lebi banyak dalam waktu singkat kemudian perhatikan kemampuan minumnya. Jangan langsung membaringkan bayi sesudah menyusui. Untuk anak dengan usia lebih dari 6 bulan, dapat diberikan ASI lanjutan kemudian diperbanyak asupan cairan serta makan secara teratur  supaya anak tidak mengalami dehidrasi. Biarkan anak anda beristirahat, tetap sabar dan tekun dalam merawatnya.Anda juga dapat melakukan metode beri saat si kecil terserang batuk

 

Uap. Menghirup udara yang lembab dapat melancarkan saluran pernafasan yang tersumbat karena lendir. Anda dapat mengajaknya berendam pada air hangat ataupn anda dapat duduk bersama pada ruangan beruap selama kurang lebih 15 menit. Hindari memberi uap yang terlampau panas sebab bisa mengakibatkan luka kabar. And harus menjaga si kecil ketika mencoba metode ini untuk menghindari luka  bakar yang disebabkan suhu panas berlebih dari uap. Apabila memakai mesin penguap, harus rutin dibersihkan supaya mesin tidak ditumbuhi oleh jamur atau lumut.  Source

Tetes saline (air garam). Anda dapat memperoleh larutan ini di apotek serta memakai pipet untuk meteskan larutan ini kedalam hidung atau telinga anak anda yang tersumbat. Atur posisi kepala anak untuk menengadah ke atas sebelum memberinya 2-4 tetes  pada masing-masing lubang hidung. Diamkan selama kurang lebih 20-30 detik sebelum hidungnya dibersihkan dengan cotton bud

Mengatur posisi kepala anak supaya lebih tinggi dengan menambah jumlah bantal atau bisa juga dengan menyelipkan baju, handuk dan benda empuh lainnya pada bawah kasur apabila  anak anda sering gelisah pada saat tidur.

Memberikan campuran madu asli , ingat, hal ini hanya dianjurkan kepada anak dengan  usia diatas 1 tahun ke atas. Berikan sebbanyak satu hingga dua sendok teh madu yang sudah dicampur dengan air hangat atau dengan sedikit perasan jeruk lemon / jeruk nipis yang mengandung vitamin C.  Untuk lebih lengkapnya silahkan pada artikel: Cara Menyembuhkan Batuk Dengan Madu

Bayi dengan usia 4 bulan kebawah umumnya tidak menderita batuk. Tetapi, apabila si kecil mengalaminya, segera konsultsikan dengan dokter untuk mencari tahu apa penyebab dan cara mengatasi batuk pada bayi. Selalu tetap tenang sambil memperhatikan gejala serta mendengarkan jenis batuk yang menyerang anak

Batuk pada bayi dan anak dengan muncul keluhan lain misal sesak nafas, batuk darah, nafsu makan menurun, anak terlihat lemas, susah tidur, muntah, kulit jadi pucat atau kebirian, batuk lendir, batuk yang tidak sembuh selama lebih dari seminggu, demam dan lain sebagainya adalah keadaan serius yang harus ditangani segera oleh dokter.  Apabila bayi atau anak anda mengalami hal diatas segera bawa ke rumah sakit terdekat.

 

Baca Juga:  Cara Menaikkan Berat Badan Dengan Madu

 

  • view 39