Online Invitation, Kemudahan Mengirim Undangan yang Baiknya Ditinggalkan

Hida Padni
Karya Hida Padni Kategori Renungan
dipublikasikan 01 September 2016
Online Invitation, Kemudahan Mengirim Undangan yang Baiknya Ditinggalkan

Sosial media telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Selain mempermudah komunikasi, sosial media juga merupakan sarana yang praktis untuk saling berbagi. Namun bukan berarti semua harus dilakukan dengan sosial media. Karena penggunaan yang tidak sesuai, cenderung akan  mengurangi nilai tindakan kita sendiri.

Perlahan orang-orang terbiasa dengan kemudahan yang ditawarkan sosial media, hingga terkadang melupakan sesuatu yang penting di atasnya, yakni budaya dan tata etika. Seperti menggunakan sosial media sebagai sarana untuk menyampaikan undangan suatu acara yang sifatnya resmi. Tidaklah baik menggunakan sosial media sebagai media penyampaian undangan acara resmi apapun alasannya, karena dapat mengurangi nilai etika yang seharusnya kita junjung tinggi sebagai bagian dari budaya.

Lantas bagaimana kalau kita saking sibuknya? Lalu terkadang ada pula kasus dimana yang berkepentingan lupa, atau mungkin juga jarak orang yang ingin kita undang saking jauhnya. Apakah diperbolehkan menggunakan sosial media? Tentu saja boleh. Karena dari awal memang tidak ada yang melarang kita untuk menggunakannya. Hanya, alangkah baiknya bila kita menghindari penggunaannya yang sanggup mengurangi nilai etika. Cara yang lebih baik tentulah ada. Mengirim seorang perwakilan misalnya. Atau dengan secara langsung mengatakannya. Pun jika jarak dirasa cukup jauh dan tak memungkinkan bagi kita untuk datang menemuinya, menelpon tentu lebih baik dari sekedar sms atau chat di media sosial, apalagi dengan sistem broadcast atau mention yang kesannya kita ingin praktisnya.

 

 

 

 

 

By: Hida

 

  • view 125