Wanita 'Penyumbat' Inspirasi

Hidad Abdillah
Karya Hidad Abdillah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 20 Februari 2016
Wanita 'Penyumbat' Inspirasi

?Pernah dengar artis-artis yang dalam hidupnya sering cerai? Jangan aneh, dia seperti itu karena bosan dengan pola hidup yang begitu-begitu saja, setelah ia berumah tangga, dia nggak ada waktu lagi buat mikirin karya, karena ruwet ngurus anak dan istri-istrinya, dia kangen sama pola hidup masa mudanya dulu, dimana kongkow adalah rutinitas, dimana memikirkan project-project bagaikan sebuah nafas. Karena mereka meyakini bahwa karya lahir dari sebuah keresahan, kegalauan, dsb., dia buat sendiri keresahannya itu, dengan cara bikin masalah dalam kehidupannya. Dan itu terbukti ampuh bagi beberapa artis yang memang berdarah seniman, haus project, dan pantang menyerah buat bikin karya.? Kata seorang teman dalam obrolan kami di sore itu, berpostur jangkung, berkostum celana levis, ya, memang hanya itu kostumnya saat itu.

Sambil meniupkan asap rokok filternya, dia berujar lagi: ?27 lah, umur 27 nikmatnya hidup yang kalian rasakan sekarang, sedikit-sedikit bakalan dicabutin satu-persatu, serem ya? Yaa begitulah faktanya. Anggaran bulanan dari orang tua misalnya, nanti, tahun ke tahun bakal terasa kurang, teruuus aja kurang, kenapa? Karena daftar barang yang pingin dibeli, banyak, anggarannya tetep, setuju?? ?Bener Bang, hahaha? ujar kami kompak tertawa, kami bertiga saat itu, si pemuda ber-levis, aku, dan teman karibku.

?Setidaknya di masa muda kalian buatlah sesuatu kreatif yang bermanfaat, carilah apa yang buat kalian selalu penasaran, jelajahilah Mahakarya alam Tuhan yang baru kalian lihat lewat layar-layar keras tivi dan gadget-gadget kalian, itu akan menyenangkan, Bung! Ane juga dulu begitu, ke Pangandaran, Cirebon, Bandung udah pasti, beda ama sekarang, udah malesss, mungkin gara-gara nikmatnya itu tadi dikit-dikit pada dicabutin kali ya? Hahaha? kami ikut tertawa bersamanya.

?terus kalo umuran 27, udah pantes ada yang ngurus, nah, ntaran kalian rasain sendiri lah, gimana rasanya? kami berkesimpulan bahwa sosok seorang wanita untuk sebuah peran serius dalam hidup kita itu belum sepantasnya dipikirkan di usia tanggung (17-25tahunan), ini masa produktif Bro!, buat karya apa kek, eksplorasi dunia kemanaa kek, naaaah, ketika dunia mulain terasa sempit?ciyee?karena pola hidup yang mulai nggak keurus, manajemen finansial yang makin hari makin bikin dompet angus, dll. Barulah anda-anda sekalian boleh ambil ancang-ancang buat pendamping hidup yang serius. kebanyakan kasus, wanita menghambat karya Bung!

Haha. Just enjoy it, dont too serious

Terakhir, satu lagi yang penting diingat bahwa?ini kesimpulan yang kita dapat dari hasil kongkow kita bareng si abang ber-levis??kita perlu wanita yang paham, bukan wanita artis Instagram? haha. Enjoy bray! Jangan diseriusin, syukur-syukur seeh, dia yang paham dan dia juga artis Instagram. Mudah-mudahan kita dipertemukan dengan jodoh yang tepat, setelah umur lewat dua empat, Salam sejahtera, selamat berkarya!

  • view 166