Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 17 Maret 2018   00:48 WIB
Usai Dari Kolam Pemandian Air Panas, Singgah Ke Ponpes Modern Putri Al Mizan

Pondok Pesantren modern Putra-putri Al Mizan dikenal sebagai pesantren prosfektif yang mampu mencetak santri berakhlaq mulia, berbadan sehat, kreatif, berpengetahuan luas, dan berfikiran terbuka, berjiwa ikhlas, kebersahajaan, berukhuwah Islamiyah dan berdikari.

Al-Mizan sendiri memiliki 2 Kampus, untuk kampus yang ditempati Putra beralamat di Jalan Sudirman KM.3, Kampung Ancol, Cimangeunteung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, sedangkan untuk kampus Putri beralamat di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kampung Cikole, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kali ini, setelah dari tempat wisata Kolam Pemandian Air Panas Cisolong, Tim Wartawan GMN singgah ke Pondok Pesantren Modern Kampus Putri bersama syahrudin orang tua dari putrinya yang sedang menjalani pendidikan di Ponpes Modern Al-Mizan.

Sebagaimana diketahui, Ponpes Modern Al-Mizan yang didirikan oleh Drs.KH.Anang Azhari Alie, M.Pd.I berdiri pada tahun 1993, Pondok tersebut kali pertama dibangun diatas tanah milik H.Kustani yang berlokasi di Jalan Kapugeran dekat alun-alun Rangkasbitung, diatas tanah seluas 316 M2.

Seiring perjalanan, Ponpes Modern Al-Mizan, tepat pada Bulan Agustus 1994 mengalihkan pembangunannya ke daerah Ancol, desa Cimangeunteung, Rankasbitung, tempat lingkungan pesantren yang kini tidak berbaur dengan lingkungan masyarakat luar.

Pondok Pesantren Modern Al-Mizan dalam nuansa dan suasana baru yang terletak kurang lebih 1 KM dari jalan raya Narimang, mengawali pembangunan pondasi untuk 14 loka pada area seluas 1.5 Ha, setiap lokal menghabiskan biaya sebesar Rp.13jt.

Pada tahun 2004, Pondok Pesantren Modern Al-Mizan telah menempati area tanah seluas 6 Ha, yang merupakan wakaf dari beberapa hamba sahaya Allah SWt, diantaranya H.Kustani, Rangkasbitung 14.000 m, H.Tryana Sjam’un, Jakarta 9000 m, H.Dani Setuiawan, bandung 8.000 M, H.Mulyadi Jayabaya, Rangkasbitung, wakaf atas nama orang tuanya H.Datu Jayabaya (alm) 2000 m, dan selebihnya adalah wakaf dari para muhsinin.

Dari tahun ke tahun Pondok Pesantren Modern Al-Mizan mengalami perkembangan area sampai +14 ha, pada tahun 2009 atas dasar cita-cita teguh dan ridho Allah SWT, pada Tahun 2010 atas dasar cita-cita teguh dan ridho Allah SWT, akhirnya Pondok Pesantren Modern Al-Mizan memiliki lokasi baru di Jalan AMD Cikole Pendeglang sebagai Pesantren Putri.

Program pembelajaran terpisah antara santri Putra dan santri putri dilakukan untuk  mencari rasa aman, nyaman dalam menempuh pendidikan dan merupakan fenomena positif dalam pandangan syariat.

Tepat pukul 13.45 WIB, Selasa (21/2/2018), selepas Tim GMN bersama orang tua dari murid Pondok Pesantren Modern Al-Mizan bertemu dengan putrinya, bergegaslah tim GMN kembali mempersiapkan diri untuk menuju Jakarta, tepat sekira pukul 15.45 WIB, sore akhirnya Tim GMN kembali ketempat semula sebelum pemberangkatan yakni di POS RW.04 Kelurahan Angke, Tambora Jakarta Barat.

Karya : HERI HAERUDIN