Keistimewaan Dibalik Angka Tu7uh

Hendro Noor Herbanto
Karya Hendro Noor Herbanto Kategori Motivasi
dipublikasikan 16 Maret 2016
Keistimewaan Dibalik Angka Tu7uh

?

Keistimewaan Dibalik Angka Tu7uh

Oleh: Hendro Noor Herbanto
?
Sesungguhnya Allah menciptakan manusia di muka bumi ini semata-mata hanya ingin mengujinya dengan perintah dan larangan, karena itu Allah menjadikan manusia bisa mendengar dan melihat peringatan-peringatan yang Allah berikan.
?
Sering kali Allah di dalam Al-Qur'an membuat perumpamaan-perumpamaan secara berulang, supaya semua manusia bisa mengambil pelajaran darinya, supaya manusia selalu ingat dan tetap berada di jalan yang lurus, jalan yang menghantarkan kita kembali kepada Allah.
?
Secara tegas Allah berfirman di dalam Al-Qur'an:
?
QS. Yunus (10): 31
Katakanlah (Muhammad), "Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati, dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan siapakah yang mengatur segala urusan?" Maka mereka akan menjawab, "Allah." Maka katakanlah, "Mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?
?
Beriman atau meyakini saja ternyata belum cukup. Beriman adalah meyakini sesuatu di dalam hati bahwa yang diyakininya itu membawa kebenaran.
?
Bertakwa adalah tahapan hidup selanjutnya, yaitu melaksanakan apa yang diyakininya itu dengan perbuatan. Melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Bertakwa harus membawa kebaikan kepada dirinya sendiri, orang lain dan seluruh alam.
?
Pendengaran berhubungan dengan sumber suara yang bergetar yang sampai ke telinga dan menggetarkan gendang telinga kita untuk disampaikan ke otak menjadi persepsi yang dikenal sebagai suara atau bunyi.
?
Kita mengenal suara berdasarkan tinggi nadanya. Suara yang kita kenal ada tu7uh nada yaitu: Do, Re, Mi, Fa, Sol, La dan Si atau jika dalam angka: 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7.
?
Penglihatan berhubungan dengan mata yang menangkap gelombang atau getaran dari suatu obyek atau benda yang berwarna karena adanya sinar yang dipantulkan dan ditangkap oleh mata dan di sampaikan ke otak menjadi persepsi, atau dinamakan juga sebagai warna.
?
Warna yang kita kenal berjumlah tu7uh warna primer, yaitu: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Atau lebih sering kita sebut sebagai warna pelangi: me-ji-ku-hi-bi-ni-u.
?
Allah menciptakan langit dan bumi dan apapun yang ada diantara keduanya adalah dengan kebenaran (haq). Hukum dan keseimbangan-Nya adalah tetap dan tidak akan berubah sejak pertama kali di ciptakan lewat "ledakan besar (big bang)", sampai sekarang saat anda membaca tulisan ini, dan kelak dihancurkan kembali pada peristiwa Hari Kiamat.
?
Coba kita amati di sekeliling kita selain pendengaran (suara) dan penglihatan (warna) yang berjumlah tu7uh, adakah hukum dan keseimbangan lainnya yang juga berjumlah tu7uh?
?
Yuk, sama-sama kita rangkum kembali segala sesuatu yang berhubungan dengan angka tu7uh:
?
  1. Surat Al-Fatihah adalah ayat-ayat yang berulang yang jumlahnya tu7uh ayat.
  2. Hari-hari yang kita lalui setiap hari berjumlah tu7uh hari: Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.
  3. Lapisan langit jauh dan langit dekat (Atmosfir) berjumlah tu7uh langit.
  4. Lapisan bumi/tanah berjumlah tu7uh lapisan tanah.
  5. Orang yang melaksanakan ibadah Haji melakukan Thawaf dan Sa?i sebanyak tu7uh kali.
  6. Keajaiban dunia-pun berjumlah tu7uh keajaiban dunia.
  7. Dan lainnya yang berjumlah tu7uh
?
Berikut ini beberapa ayat di dalam Al-Qur'an yang Allah turunkan sebagai perumpamaan dan berhubungan dengan angka tu7uh:
?
1. Surat Al-Hijr (15) ayat 87:
Dan sungguh, Kami telah memberikan kepadamu TU7UH (ayat) yang (dibaca) berulang-ulang (surat Al-Fatihah) dan Al-Qur'an yang agung.
?
2. Surat Al-Mu'minun (23) ayat 17:
Dan sungguh, Kami telah menciptakan TU7UH (lapis) langit di atas kamu, dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan kami.
?
3. Surat Luqman (31) ayat 27:
Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan lautan (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya TU7UH lautan (lagi) setelah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat-kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
?
4. Surat Al-Baqarah (2): ayat 261:
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan TU7UH tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.
?
5. Surat At-Talaq (65): ayat 12:
Allah yang menciptakan TU7UH langit dan dari (penciptaan) bumi juga serupa. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, dan ilmu Allah benar-benar meliputi segala sesuatu.
?
6. Surat Yusuf (12): 46-49
"Yusuf, wahai orang yang sangat dipercaya! Terangkanlah kepada kami (takwil mimpi) tentang TU7UH ekor sapi betina yang gemuk yang di makan oleh TU7UH (ekor sapi betina) yang kurus, TU7UH tangkai (gandum) yang hijau dan (TU7UH tangkai) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahui. Dia (Yusuf) berkata, ?Agar kamu bercocok tanam TU7UH tahun (berturut-turut) sebagaimana biasa; kemudian apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan di tangkainya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian setelah itu akan datang TU7UH tahun yang sangat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari apa (bibit gandum) yang kamu simpan. Setelah itu akan datang tahun, di mana manusia diberi hujan (dengan cukup) dan pada masa itu mereka memeras (anggur)."
?
7. QS. Al-Haqqah (69): 7
Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama TU7UH malam delapan hari terus-menerus; maka kamu melihat kaum ?Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seperti batang-batang pohon kurma yang telah kosong (lapuk).
?
Masya Allah! Hukum dan keseimbangan yang Allah tetapkan dan yang sehari-hari ada di sekeliling kita ternyata semuanya berjumlah atau menuju ke angka "Tu7uh".
?
Allah menciptakan pendengaran (dua ?telinga) dan penglihatan (dua mata) dan (satu mulut) agar kita lebih banyak mendengar dan melihat daripada berbicara akan ayat-ayat-Nya yang tersurat di dalam Al-Qur'an dan yang tersirat di dalam hikmah yang terdapat pada sekeliling kita yang dapat membawa kepada kepahaman tentang penciptaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya serta yang ada pada diri kita sendiri.
?
Hati-pun berjumlah hanya satu, maka itu Allah sangat membenci jika Dia diduakan dengan sesuatu apapun. Dan jika-pun ada tuhan-tuhan lain selain Allah di langit dan di bumi, tentu keduanya telah binasa akibat perebutan kekuasaan dan saling mengalahkan.
?
QS. Al-Anbiya (21): 22
Seandainya pada keduanya (di langit dan di bumi) ada tuhan-tuhan selain Allah, tentu keduanya telah binasa. Mahasuci Allah yang memiliki 'Arsy, dari apa yang mereka sifatkan.
?
Hati itulah yang akan membawa cahaya Ilahi untuk menuntun kita kepada jalan cahaya-Nya, yaitu dari beriman, kemudian kepada bertakwa, dan akhirnya kepada kepahaman yang mendalam tentang semua ciptaan-Nya sambil tersungkur di dalam sujud yang membasahinya dengan linangan air mata, yaitu menjadi orang-orang yang berserah diri.
?
QS. Al-Israa (17): 36
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.
?
?
Semoga bermanfaat?. Wallahu a?lam bishshawab
?
Salam Hangat,
Hendro Noor Herbanto
Penulis | Komposer | Praktisi Perbankan
?
Ditulis @ Cileungsi Bogor - Indonesia
15 Maret 2015

?

?

?

  • view 156